Buka Musda ke-3 JSIT Kediri, Gus Qowim Dorong Kolaborasi dan Inovasi Pendidikan Berkarakter

Buka Musda ke-3 JSIT Kediri, Gus Qowim Dorong Kolaborasi dan Inovasi Pendidikan Berkarakter Gus Qowim (kemeja putih) saat membuka Musda ke-3 Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia (JSIT) Kediri. (Ist)

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wakil Wali Kota (Wawali) Kediri, Qowimuddin Thoha, yang akrab disapa Gus Qowim, membuka Musyawarah Daerah (Musda) Ke-3 Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia (JSIT) Kediri, di Yayasan Bina Insani, Sabtu (10/01/2026).

“Saya dan atas nama Pemerintah Kota Kediri menyampaikan selamat dan apresiasi atas terselenggaranya Musda ke-3 JSIT Daerah Kediri. Forum musyawarah seperti ini sangat penting, karena di sinilah arah organisasi ditentukan. Bukan hanya untuk kepentingan internal, tetapi juga untuk kemajuan pendidikan dan masa depan generasi Kediri,” paparnya.

Gus Qowim mengungkapkan, selama 22 tahun, JSIT telah menaungi ribuan sekolah Islam terpadu di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Sebuah perjalanan panjang yang menunjukkan konsistensi, komitmen, dan kepercayaan masyarakat.

“Berdasarkan informasi yang saya terima dari panitia, di Kediri Raya, baik di kota maupun kabupaten terdapat 20 sekolah islam terpadu dengan 275 guru dan lebih dari 2.200 siswa. Ini bukan angka kecil dimana ini adalah aset besar pembangunan sumber daya manusia Kediri,” bebernya.

Dalam ksempatan ini, Gus Qowim menyampaikan bahwa Kediri Raya hari ini terus bergerak dan berkembang. Tantangan digitalisasi, dinamika sosial, serta kebutuhan akan generasi yang adaptif namun berkarakter menjadi perhatian bersama.

Oleh karena itu, lanjutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat harus terus diperkuat. Melalui Musda ini, diharapkan akan lahir kepengurusan yang semakin solid, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus tetap teguh menjaga nilai-nilai Islam dan budaya bangsa. Menurutnya, Pemerintah Kota Kediri siap membuka ruang sinergi dan kolaborasi demi terwujudnya tujuan pendidikan nasional dan visi besar menuju Indonesia Emas 2045.

“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran JSIT Daerah Kediri atas dedikasi dan kontribusinya selama ini. Semoga Muada ke-3 ini berjalan lancar, menghasilkan keputusan terbaik, dan membawa keberkahan bagi dunia pendidikan serta kemajuan Kota Kediri. Mari kita terus berjalan bersama, memperkuat kolaborasi, menghadirkan inovasi, Kediri jayati yang Mapan dan berbudaya,” pungkasnya. (uji/msn)