Minggu, 18 November 2018 18:17

Yenny Wahid: Salah Besar Jika Ada Anggapan Mahfud MD Bukan Kader Gus Dur

Rabu, 11 Juli 2018 15:15 WIB
Editor: MMA
Wartawan: -
Yenny Wahid: Salah Besar Jika Ada Anggapan Mahfud MD Bukan Kader Gus Dur
Imron Rosyadi Hamid. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Putri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Arrifah Chafsoh (Yenny Wahid) langsung memerintah orang dekatnya, Imron Rosyadi Hamid, untuk meluruskan pernyataan beberapa elit politik di Jakarta yang menyebut Prof Dr Mahfud MD bukanlah kader dan penerus pemikiran Gus Dur.

“Kemarin (10/7/2018) jam 13.30 WIB, dalam perjalanan ke Probolinggo, saya dikontak Mbak Yenny Wahid (Putri Gus Dur) yang tengah berada di Melbourne Australia agar bisa meluruskan pernyataan beberapa elite di Jakarta yang mengatakan bahwa Prof Dr. Mahfud MD bukanlah kader dan penerus pemikiran Gus Dur,” kata Imron Rosyadi Hamid dalam keterangan tertulisnya yang diterima bangsaonline.com, Rabu (10/7/2018)

Imron mengaku langsung berkomunikasi dengan Mahfud MD melalui telepon. ”Untuk menyampaikan salam Mbak Yenny Wahid dan menjelaskan, bahwa jika ada pihak yang mengatakan bahwa Pak Mahfud MD bukanlah kader Gus Dur itu salah besar,” tutur Imron Rosyadi Hamid yang kandidat PhD Hubungan Internasional Jilin University Tiongkok.

Mantan Sekretaris GP Ansor Jawa Timur ini juga mengungkapkan bahwa Mahfud MD diamanati sebagai Menteri Pertahanan RI saat Gus Dur menjabat Presiden RI ke-4. ”Bahkan ketika Gus Dur menjadi Ketua Umum Dewan Syuro PKB, beliau pernah dipercaya sebagai Waketum PKB,” kata Imron Rosyadi Hamid panjang lebar.

Imron yang kini juga menjabat sebagai Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Tiongkok itu mengungkapkan, ketika Gus Dur "dilengserkan" dari Kepengurusan PKB pasca Muktamar Luar Biasa (MLB) Ancol, Mahfud MD memilih di luar PKB dan kembali ke dunia 'asalnya' di bidang hukum menjadi hakim dan Ketua Mahkamah Konstitusi.

”Ketika Pak Mahfud MD menjadi Waketum PKB, ruangannya bahkan bersebelahan dengan Ruang KH Abdurrahman Wahid,” kata Imron Rosyadi Hamid menjelaskan kedekatan Mahfud MD dengan Gus Dur.

Imron menegaskan bahwa pernyataannya ini semata untuk mengungkap fakta sejarah. ”Saya memberikan penjelasan ini bukan sebagai tim sukses Pak Mahfud MD, tetapi dalam rangka meluruskan isu yang sengaja dihembuskan oleh mereka yang tak suka jika Pak Mahfud MD masuk dalam bursa Cawapres dari Pak Jokowi. Jikapun pada akhirnya Pak MMD tak jadi Cawapres, beliau tetap menjadi kader dan penerus pemikiran Gus Dur,” katanya. (MMA)

Rabu, 14 November 2018 00:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SUASANA khusuk menyelimuti Jumat malam 9 November 2018 di lorong-lorong kampung, di ruas-ruas musholla, di beranda-beranda langgar, di ruang-ruang masjid, surau ataupun gardu desa. Rakyat membaca doa dengan selingan renungan tent...
Minggu, 18 November 2018 03:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Wayad’u al-insaanu bialsysyarri du’aa-ahu bialkhayri wakaana al-insaanu ‘ajuulaan (11).Ayat studi ini mengingatkan, betapa watak dasar manusia itu tak sabaran, maunya segera terwujud ap...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 06 November 2018 22:28 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dua tahun terakhir Kabupaten Madiun mendapatkan penghargaan Anugerah Wisata Tingkat Provinsi Jawa Timur. Pertama anugerah wisata buatan terbaik provinsi diraih Taman Wisata Madiun Umbul Square tahun 2017, menyusul kemudian ...