Jumat, 20 Juli 2018 21:47

Yenny Wahid: Salah Besar Jika Ada Anggapan Mahfud MD Bukan Kader Gus Dur

Rabu, 11 Juli 2018 15:15 WIB
Editor: MMA
Wartawan: -
Yenny Wahid: Salah Besar Jika Ada Anggapan Mahfud MD Bukan Kader Gus Dur
Imron Rosyadi Hamid. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Putri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Arrifah Chafsoh (Yenny Wahid) langsung memerintah orang dekatnya, Imron Rosyadi Hamid, untuk meluruskan pernyataan beberapa elit politik di Jakarta yang menyebut Prof Dr Mahfud MD bukanlah kader dan penerus pemikiran Gus Dur.

“Kemarin (10/7/2018) jam 13.30 WIB, dalam perjalanan ke Probolinggo, saya dikontak Mbak Yenny Wahid (Putri Gus Dur) yang tengah berada di Melbourne Australia agar bisa meluruskan pernyataan beberapa elite di Jakarta yang mengatakan bahwa Prof Dr. Mahfud MD bukanlah kader dan penerus pemikiran Gus Dur,” kata Imron Rosyadi Hamid dalam keterangan tertulisnya yang diterima bangsaonline.com, Rabu (10/7/2018)

Imron mengaku langsung berkomunikasi dengan Mahfud MD melalui telepon. ”Untuk menyampaikan salam Mbak Yenny Wahid dan menjelaskan, bahwa jika ada pihak yang mengatakan bahwa Pak Mahfud MD bukanlah kader Gus Dur itu salah besar,” tutur Imron Rosyadi Hamid yang kandidat PhD Hubungan Internasional Jilin University Tiongkok.

Mantan Sekretaris GP Ansor Jawa Timur ini juga mengungkapkan bahwa Mahfud MD diamanati sebagai Menteri Pertahanan RI saat Gus Dur menjabat Presiden RI ke-4. ”Bahkan ketika Gus Dur menjadi Ketua Umum Dewan Syuro PKB, beliau pernah dipercaya sebagai Waketum PKB,” kata Imron Rosyadi Hamid panjang lebar.

Imron yang kini juga menjabat sebagai Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Tiongkok itu mengungkapkan, ketika Gus Dur "dilengserkan" dari Kepengurusan PKB pasca Muktamar Luar Biasa (MLB) Ancol, Mahfud MD memilih di luar PKB dan kembali ke dunia 'asalnya' di bidang hukum menjadi hakim dan Ketua Mahkamah Konstitusi.

”Ketika Pak Mahfud MD menjadi Waketum PKB, ruangannya bahkan bersebelahan dengan Ruang KH Abdurrahman Wahid,” kata Imron Rosyadi Hamid menjelaskan kedekatan Mahfud MD dengan Gus Dur.

Imron menegaskan bahwa pernyataannya ini semata untuk mengungkap fakta sejarah. ”Saya memberikan penjelasan ini bukan sebagai tim sukses Pak Mahfud MD, tetapi dalam rangka meluruskan isu yang sengaja dihembuskan oleh mereka yang tak suka jika Pak Mahfud MD masuk dalam bursa Cawapres dari Pak Jokowi. Jikapun pada akhirnya Pak MMD tak jadi Cawapres, beliau tetap menjadi kader dan penerus pemikiran Gus Dur,” katanya. (MMA)

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 18 Juli 2018 16:49 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo* KABAR pating semliwer memenuhi angkasa dan terhelat dalam belantara bumi nusantara. Para petinggi dan penglamun kekuasaan sedang merancang skenario untuk dapat bertahan, tidak hendak beringsut, tak rela bergeser, apalagi l...
Selasa, 03 Juli 2018 04:36 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Fa-idzaa jaa-a wa’du uulaahumaa ba’atsnaa ‘alaykum ‘ibaadan lanaa ulii ba'sin syadiidin fajaasuu khilaala alddiyaari wakaana wa’dan maf’uulaan (5).Teks ayat kaji ini jelas sekali, beta...
Jumat, 20 Juli 2018 09:30 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 16 Juli 2018 20:00 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Kelapa yang berada di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban terus berbenah. Beberapa fasilitas penunjang di kawasan obyek wisata pantai tersebut dirombak dan ditambah guna meningkatkan day...