Minggu, 18 Agustus 2019 23:00

Kiai Afifuddin Minta Relawan Khofifah-Emil Tawadlu’ dan Tidak Tasyakuran

Selasa, 03 Juli 2018 19:08 WIB
Editor: MMA
Wartawan: -
Kiai Afifuddin Minta Relawan Khofifah-Emil Tawadlu’ dan Tidak Tasyakuran
KH Afifuddin Muhajir. Foto: istimewa/bangsaonline.com

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - KH Afifuddin Muhajir menghimbau agar para relawan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak tidak euforia. Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo Jawa Timur itu minta agar para relawan tak menggelar tasyakuran secara berlebihan.

”Kalau mau tasyakuran nanti setelah 5 tahun Bu Khofifah sukses (mimpin Jatim),” kata Kiai Afifuddin Muhajir kepada bangsaonline.com usai ziarah ke pasarean Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy’ari, KHA Wahid Hasyim dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur.

Pasangan Khofifah-Emil menang telak atas lawannya, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno Putri. Kiai Afifuddin merupakan salah satu kiai barisan Relawan Kiai-Santri pemenangan Khofifah-Emil yang dipimpin Ir KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) dan Dr KH Asep Saifuddin Chalim. Kiai Afifuddin sangat gigih memenangkan Khofifah-Emil.

Menurut Kiai Afifuddin, kemenangan itu memiliki dua dimensi.

“Pertama, ia sebagai nikmat, karena dengan kemenangan ini kita punya ruang lebih luas untuk berjuang memperbaiki keadaan, menunaikan kewajiban amar ma’ruf nahi munkar dan seterusnya,” ungkap mantan Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU itu.

“Dari sudut pandang ini kita patut bersyukur tapi dengan cara tidak menyinggung perasaan pihak lain yang mereka mungkin sedang galau. Karena pada hakikatnya syukur adalah menggunakan nikmat Allah sesuai dengan peruntukannya,” tegasnya.

Kedua, kata Kiai Afifuddin, kemenangan itu sebagai amanat. “Kalau tidak dilaksanakan dengan sebaik-baiknya akan berubah menjadi khianat,” kata mantan Wakil Katib Syuriah PBNU itu.

Ia mengutip ayat al-Quran yang artinya: Mereka berkata (kepada Qarun): janganlah kamu bergembira karena sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang bergembira. Kiai Afifuddin kemudian juga mengutip ayat yang artinya: Katakanlah: hendaknyamereka bergembira atas karunia dan nikmat Allah. Karena itu ia mengingatkan agar memahami kemenangan itu sebagai amanat.

“Semoga kita mampu menyempurnakan kemenangan ini dengan sikap tawadlu’ dan rendah hati,” katanya. (MMA)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...