Senin, 23 September 2019 10:50

Meski Beda Pilihan di Pilgub, PMII Sidoarjo Berharap Masyarakat Tetap Guyub

Minggu, 24 Juni 2018 13:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mustain
Meski Beda Pilihan di Pilgub, PMII Sidoarjo Berharap Masyarakat Tetap Guyub
BERTUKAR PIKIRAN: Sejumlah tokoh menghadiri Dialog "Pilgub??? Sing Penting Rukun" di Cafe Ind'1, Sidodadi Candi, Sabtu (23/6) malam. foto: ist

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sidoarjo berharap warga tetap guyub pasca Pilgub Jatim 2018. Harapan itu juga diwujudkan dengan mengajak sejumlah lintas elemen mulai dari politikus, aktivis mahasiswa, ormas, OKP hingga LSM bertukar pikiran dalam Dialog bertajuk "Pilgub??? Sing Penting Rukun" di Cafe Ind'1 Komplek Ruko Square Sidodadi, Candi, Sabtu (23/6) malam.

Dialog ini menghadirkan narasumber di antaranya Nadia Bafaqih dari PDIP Sidoarjo, Ketua PKS Sidoarjo Anang Makruf, politikus Partai Demokrat Jalaludin Alham, Ketua PSI Sidoarjo Abdul Rosyid, Direktur Pusaka Fatihul Faizun, pengamat politik Dr M Zamroni, SH, MH serta perwakilan dari Polresta Sidoarjo dan Kodim 0816 Sidoarjo.

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo Lucky Eka Adi Setiawan menyatakan Pilkada serentak, termasuk Pilgub Jatim 2018, pasti bakal mengalami ketegangan karena berbagai unsur kepentingan. Hal itu berlangsung hingga Paslon dinyatakan menang.

"Maka dari itu, meski calon yang kita harapkan kalah atau menang, yang dulu teman, sejak Pilgub jadi renggang. Maka dalam kesempatan ini, marilah kita kembalikan kondisi seperti semula yaitu guyub," cetus Lucky.

Perihal kerenggangan masyarakat semenjak Pilgub, Lucky menjelaskan bahwa hal itu dapat ditandai dengan adanya perbedaan persepsi terhadap calon yang dianggap mumpuni dalam memimpin Jatim mendatang.

"Sudahlah, setiap pasangan Calon Gubernur semuanya baik. Akan tetapi alangkah baik jika pasangan yang menang dapat melaksanakan visi-misinya saat menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur. Sebab tidak sedikit pimpinan ini lupa melaksanakan visi-misinya pada saat memimpin. Oleh karena itu, yang penting saat ini,kita ingat visi-misinya. Lalu kita kawal, biar tidak menjadi visi-misi palsu," tandasnya.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik yang juga direktur Pusaka, Fatihul Faizun menuturkan bibit konflik di Pilgub ini sudah mencolok semenjak per 15 Februari lalu.

"Bayangkan, tanggal 13 Februari penetapan nomer urut, tanggal 15 Februari masa kampanye, hanya berselang waktu 2 hari. Bagaimana dapat menuntaskan alat peraga kampanye, sedangkan alat peraga hanya boleh disiapkan oleh KPU," cetus Faizun.

Ia juga menuturkan pergelaran Pilgub ini tidak sedikit isu yang menjadi gentayangan dalam memenangkan pasangan calon.

"Pilgub ini banyak sekali isu dilontarkan. Ada isu netralitas oknum TNI, Polri, dan BIN. Ada juga isu netralitas ASN. Juga muncul isu kalau ketua Parpol tidak dapat memenangkan pasangan yang diusung, maka akan dipecat," jlentrehnya.

Ketua IKA PMII Sidoarjo ini juga menilai bibit konflik di tingkat elit bisa merambat ke bawah sehingga menimbulkan kebencian. (sta/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Minggu, 22 September 2019 14:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag63. Qaala idzhab faman tabi’aka minhum fa-inna jahannama jazaaukum jazaa-an mawfuuraanDia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamla...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...