Rabu, 17 Oktober 2018 04:48

Kampung Ramadhan Sidoarjo Layak jadi Festival Budaya

Rabu, 13 Juni 2018 13:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mustain
Kampung Ramadhan Sidoarjo Layak jadi Festival Budaya
PUKUL REBANA: Bupati H Saiful Ilah saat menutup Kampung Ramadhan, Selasa (12/6) malam. foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kampung Ramadhan yang digelar di alun-alun Kota Sidoarjo selama 20 hari saat bulan Ramadhan, layak menjadi festival budaya. Itu disampaikan Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah saat resmi menutup event tahunan itu, Selasa (12/6) malam.

“Kami mengapresiasi Kampung Ramadhan ini dan layak dijadikan Festival Budaya,” cetus Saiful Ilah. Selain terdapat pengembangan ekonomi masyarakat, di Kampung Ramadhan juga ada pembangunan budaya serta penggalian potensi masyarakat Sidoarjo.

Oleh karenanya bupati berharap kegiatan positif tersebut dapat diteruskan di tahun-tahun mendatang. Kegiatan tersebut nantinya juga dapat dikembangkan lagi. Tidak hanya kegiatan ceramah agama jelang berbuka puasa maupun kegiatan malam munajat 1000 bulan yang sudah dilakukan.

Kata Abah Saiful, Kampung Ramadhan layak ditiru dalam penyelenggaraannya. Terdapat sinergisitas multi unsur dalam penyelenggaraannya. Sinergi antara pemerintah dengan media yang bekerjasama dengan organisasi pemuda, yakni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Selain itu terdapat unsur perpaduan yang serasi antara event ekonomi dan budaya. “Kepada seluruh panitia dan pendukung acara ini saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya, semoga sinergi dan kebersamaan yang baik ini dapat terus kita kembangkan,” harapnya.

Dalam penutupan Kampung Ramadhan, diserahkan berbagai hadiah lomba yang telah dilaksanakan di Kampung Ramadhan. Misalnya, lomba dai cilik, al-banjari dan musik patrol. Warga juga dihibur artis melayu, di antaranya Ratna Antika, Jihan Audy, serta Ivha Berlian.

Ketua KNPI Kabupaten Sidoarjo Ari Suryono selaku panitia mengklaim kegiatan ini mampu menyentuh masyarakat. Setiap harinya pengunjung Kampung Ramadhan berjubel. “Kerjasama dengan Pemkab Sidoarjo dalam kegiatan semacam ini harus bisa dipertahankan,” cetus Ari Suryono.

Dia berharap Kampung Ramadhan menjadi wadah kreativitas para pemuda dan mendorong geliat ekonomi lokal dengan memberikan kesempatan pada UKM-UKM lokal Sidoarjo untuk memasarkan produknya. “Kegiatan ini menguntungkan pelaku usaha dan menjawab kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan,” pungkasnya. (sta/rev)

Suparto Wijoyo
Kamis, 11 Oktober 2018 13:39 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DUKA menggumpalkan kisah sekaligus narasi cerita yang bersambung membalutkan tragedi lingkungan dan kemanusiaan yang tiada terperikan. Beribu-ribu orang yang menjadi korban gempa di Palu maupun Donggala menyayatkan perihnya l...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...