Kamis, 24 Januari 2019 08:20

Kampung Ramadhan Sidoarjo Layak jadi Festival Budaya

Rabu, 13 Juni 2018 13:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mustain
Kampung Ramadhan Sidoarjo Layak jadi Festival Budaya
PUKUL REBANA: Bupati H Saiful Ilah saat menutup Kampung Ramadhan, Selasa (12/6) malam. foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kampung Ramadhan yang digelar di alun-alun Kota Sidoarjo selama 20 hari saat bulan Ramadhan, layak menjadi festival budaya. Itu disampaikan Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah saat resmi menutup event tahunan itu, Selasa (12/6) malam.

“Kami mengapresiasi Kampung Ramadhan ini dan layak dijadikan Festival Budaya,” cetus Saiful Ilah. Selain terdapat pengembangan ekonomi masyarakat, di Kampung Ramadhan juga ada pembangunan budaya serta penggalian potensi masyarakat Sidoarjo.

Oleh karenanya bupati berharap kegiatan positif tersebut dapat diteruskan di tahun-tahun mendatang. Kegiatan tersebut nantinya juga dapat dikembangkan lagi. Tidak hanya kegiatan ceramah agama jelang berbuka puasa maupun kegiatan malam munajat 1000 bulan yang sudah dilakukan.

Kata Abah Saiful, Kampung Ramadhan layak ditiru dalam penyelenggaraannya. Terdapat sinergisitas multi unsur dalam penyelenggaraannya. Sinergi antara pemerintah dengan media yang bekerjasama dengan organisasi pemuda, yakni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Selain itu terdapat unsur perpaduan yang serasi antara event ekonomi dan budaya. “Kepada seluruh panitia dan pendukung acara ini saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya, semoga sinergi dan kebersamaan yang baik ini dapat terus kita kembangkan,” harapnya.

Dalam penutupan Kampung Ramadhan, diserahkan berbagai hadiah lomba yang telah dilaksanakan di Kampung Ramadhan. Misalnya, lomba dai cilik, al-banjari dan musik patrol. Warga juga dihibur artis melayu, di antaranya Ratna Antika, Jihan Audy, serta Ivha Berlian.

Ketua KNPI Kabupaten Sidoarjo Ari Suryono selaku panitia mengklaim kegiatan ini mampu menyentuh masyarakat. Setiap harinya pengunjung Kampung Ramadhan berjubel. “Kerjasama dengan Pemkab Sidoarjo dalam kegiatan semacam ini harus bisa dipertahankan,” cetus Ari Suryono.

Dia berharap Kampung Ramadhan menjadi wadah kreativitas para pemuda dan mendorong geliat ekonomi lokal dengan memberikan kesempatan pada UKM-UKM lokal Sidoarjo untuk memasarkan produknya. “Kegiatan ini menguntungkan pelaku usaha dan menjawab kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan,” pungkasnya. (sta/rev)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...