Rabu, 17 Oktober 2018 04:50

Lagi, Bocah SMP di Bojonegoro Disetubuhi Dua Pemuda di Warkop

Senin, 11 Juni 2018 15:52 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Eky Nurhadi
Lagi, Bocah SMP di Bojonegoro Disetubuhi Dua Pemuda di Warkop
Dua orang saksi usai dilakukan pemeriksaan di ruang Kanit III Satreskrim Polres Bojonegoro.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kali ini bocah yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) diperkosa oleh dua pemuda.

Peristiwa persetubuhan terhadap Bunga (bukan nama sebenarnya), dilakukan oleh dua pelaku pada Minggu pagi kemarin (10/06/18), sekitar pukul 07.00 WIB.

Remaja 14 tahun yang beralamat di kawasan Kota Bojonegoro ini diperkosa di salah satu warung kopi, yang berada di Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Sumbang, Kota Bojonegoro.

"Pelaku dua pemuda, satu di antaranya masih di bawah umur. Jadi satu pelaku sekarang kita tahan dan satu pelaku yang masih dibawah umur kita pulangkan, tapi masih dalam pengawasan," kata Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Daky Dzulqornain, Senin siang (11/06/18).

Keduanya langsung dilakukan penangkapan setelah orang tua korban melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian. Dua pelaku adalah inisial MTA (19 tahun) warga Desa Campurejo, Kecamatan/Kota Bojonegoro, dan pelajar berumur 15 tahun warga Ledok Kulon, Kota Bojonegoro.

"Pelaku dan korban sudah kenal, tetapi saat itu dipaksa. Sempat diancam agar tidak memberitahukan kepada siapapun, namun korban merasa ketakutan dan bercerita kepada orang tuanya," terang AKP Daky.

Polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Sementara tersangka MTA saat ini suda mendekam di balik jeruji besi tahanan Mapolres Bojonegoro.

"Tersangka kita jerat Pasal 80 ayat 3 Jo Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar rupiah," tegasnya. (nur/dur)

Suparto Wijoyo
Kamis, 11 Oktober 2018 13:39 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DUKA menggumpalkan kisah sekaligus narasi cerita yang bersambung membalutkan tragedi lingkungan dan kemanusiaan yang tiada terperikan. Beribu-ribu orang yang menjadi korban gempa di Palu maupun Donggala menyayatkan perihnya l...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...