Kamis, 18 April 2019 22:22

BI Kediri Siapkan Rp 7 Triliun Hadapi Tradisi Lebaran 2018

Senin, 21 Mei 2018 19:30 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
BI Kediri Siapkan Rp 7 Triliun Hadapi Tradisi Lebaran 2018
Kepala Bank Indonesia Kediri Djoko Raharto saat menggelar jumpa pers terkait penukaran uang pecahan baru. Foto: ARIF K/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri dalam menghadapi lebaran tahun 2018 ini akan menyiapkan uang senilai Rp 7,2 triliun. Uang itu akan disiapkan menghadapi lebaran terutama tradisi tukar uang pecahan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri Djoko Raharto mengatakan, dari tahun ke tahun pengeluaran uang dari BI Kediri selalu meningkat, saat menjelang Lebaran. 

"Dari tahun ke tahun proyeksi kebutuhan masyarakat (Outflow) selalu meningkat," ujarnya, Senin (21/5).

Sesuai data dari BI Kediri, tahun 2016 kebutuhan uang saat Ramadhan hingga Lebaran mencapai 5,7 triliun dan tahun 2017 mencapai Rp 6,4 triliun. 

"Tahun 2018 ini proyeksi kebutuhan mencapai Rp 7,2 triliun," ujarnya.

Sementara itu, untuk penukaran pecahan uang, kata Djoko, pihak Bank Indonesia tidak melayaninya di kantor. Namun bekerjasama dengan bank umum dengan layanan dibuka pukul 09.00 WIB pada tanggal 28 dan 31 Mei serta tanggal 5 dan 7 Juni 2018 serentak se-Jatim. 

Setiap masyarakat hanya diperbolehkan menukarkan uang senilai Rp 3.700.00 dengan rincian , pecahan 20 ribu satu Pak, 10 ribu satu Pak, 5 ribu satu pak dan 2 ribu 1 pak. 

"Setiap bank yang melayani penukaran pecahan uang baru akan memasang spanduk dan penukaran berlaku untuk masyarakat umum tidak hanya nasabah bank," jelasnya.

Selain bekerja sama dengan bank umum, pihak BI Kediri juga akan bekerjasama dengan 7 bank umum untuk melayani tukar uang pada layanan kas keliling. Di antaranya, akan melayani di tempat strategis seperti Simpang Lima Gumul pada hari Sabtu mulai pukul 16.00 WIB  tanggal 19 dan 26 Mei 2018. 

"Layanan kas keliling juga berlaku di Madiun dan Ponorogo," ujarnya.

Dengan lebih dipermudahnya tukar pecahan baru ini, pihak BI kediri mengimbau agar masyarakat melakukan penukaran uang kecil sewajarnya, melakukan penukaran uang di tempat-tempat resmi dan meningkatkan penggunaan transaksi non tunai. 

"Penukaran uang di jalanan sangat rawan terjadi peredaran uang palsu maupun jumlah yang tidak sesuai," pungkasnya. (rif/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...