Rabu, 17 Oktober 2018 04:48

Waspada 'Calon Pengantin' dan Warga Asing, Polres Mojokerto Kota Geledah Kos-kosan

Rabu, 16 Mei 2018 15:11 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Soffan Soffa
Waspada
Petugas saat melakukan pemeriksaan kamar kos. Foto: soffan sofa/BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Dalam upaya pemeliharaan situasi kamtibmas agar tetap aman dan mengatisipasi keberadaan warga asing. Polres Mojokerto Kota bersama Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto dan Anggota Kodim 0815, Rabu (16/5) melakukan penggeledahan di sejumlah rumah kos.

Dalam kegiatan yang dipimpin Wakapolres Kompol Hadi Prayitno, SH tersebut melakukan pemeriksaan dengan sasaran pengunaan dan peredaran Narkoba, Sajam, dan penyakit masyarakat lainnya. Tidak hanya itu pemeriksaan kartu identitas kepada penghuni kamar kos juga dilakukan guna memastikanpenghuni mempunyai identitas yang jelas.

Lokasi yang digeledah di antaranya rumah kos milik Anik Sundari di Jalan R Wijaya 30 Kota Mojokerto. Rumah kos ini memiliki jumlah kamar 50 yang ada penghuni 25 kamar. Rumah kos milik Zainul di Jalan Jawa 39-40 Kota Mojokerto jumlah kamar 47 yang ada penghuni 40 kamar. Rumah kos milik Susilo di Jalan Raya Prajuritkulon 25 Kota Mojokerto jumlah kamar 30 yang ada penghuni 18 kamar. Rumah kos milik Bagus di Jalan Raya Tropodo Kota Mojokerto jumlah kamar 20 yang ada penghuni 12 kamar. Rumah kos milik H. Hariono di Jalan Raya Raya Tropodo Kota Mojokerto jumlah kamar 20 yang ada penghuni 12 kamar dan rumah kos milik Romli di Lingkungan Kedungturi Kota Mojokertojumlah kamar 14 yang ada penghuni 7 kamar.

“Di lokasi tersebut petugas tidak memukan barang berbahaya, Miras, sajam dan Handak. Meski bersifat pencegahan dengan menekankan pada kegiatan pembinaan dan penyuluhan namun bila ditemukan pelanggaran hukum pidana umum maka tetap akan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ungkap Wakapolres.

Dari hasil pemeriksaan, berhasil diamankan satu pasang yang kedapatan tinggal satu kamar dan tidak dapat menunjukan surat nikah resmi. Pelaku atas nama Acmad Syahidin (46) warga Dusun Ketapang, Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto dan Leni Nurvitasari (23) warga Dusun Wangi, Desa Sumberagung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto oleh petugas langsung diamankan ke Kantor Satpol PP guna kepentingan pemeriksaan. (sof/ns)

Suparto Wijoyo
Kamis, 11 Oktober 2018 13:39 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DUKA menggumpalkan kisah sekaligus narasi cerita yang bersambung membalutkan tragedi lingkungan dan kemanusiaan yang tiada terperikan. Beribu-ribu orang yang menjadi korban gempa di Palu maupun Donggala menyayatkan perihnya l...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...