Senin, 19 Agustus 2019 13:35

GMNI Tuban Kecam Aksi Terorisme di Surabaya dan Sidoarjo

Senin, 14 Mei 2018 21:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
GMNI Tuban Kecam Aksi Terorisme di Surabaya dan Sidoarjo
Ketua DPC GMNI Tuban Syaiful Anwar.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Aksi terorisme yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo beberapa hari belakangan ini mendapat kecaman dari berbagai elemen masyarakat. Sikap tegas dan kutukan dilontarkan atas aksi tersebut, termasuk dari mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Tuban.

Kepada BANGSAONLINE.com, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Tuban Syaiful Anwar menegaskan jika pihaknya mengecam segala bentuk tindakan terorisme. Menurutnya, terorisme merupakan tindakan keji, biadab, serta tidak memiliki rasa kemanusiaan.

“Aksi seperti ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya pada sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab. Siapa saja yang mengancam Pancasila, GMNI siap melawan mereka, karena Pancasila adalah dasar dan ideologi bangsa Indonesia sudah final dan tidak dapat ditawar lagi,” ucap pria yang akrab disapa Ipul ini.

Pihaknya mengaku mendukung langkah aparat penegak hukum dalam memberantas aksi terorisme, karena sangat meresahkan masyarakat serta dapat merusak persatuan Bangsa dan Negara.

Dalam kesempatan ini, Ipul juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan menyerahkan semua kepada pihak kepolisian. “Teror yang terjadi dapat memecah belah persatuan NKRI yang telah lama terjalin antar sesama umat beragama. Jelas ini sangat meresahkan kerukunan antar sesama manusia yang telah lama terjalin, terusik dengan ledakan bom yang sewaktu-waktu mengancam,” imbuhnya.

Terkait hal ini, pihaknya mendesak agar DPR RI segera menuntaskan revisi Rancangan Undang-undang terorisme yang saat ini berhenti di tempat. Menurutnya, payung hukum yang jelas dapat menjadi haluan pihak-pihak terkait dalam memberantas kelompok-kelompok yang dinilai dapat mengancam bangsa dan Negara.

“Revisi RUU terorisme ini harus secepatnya disahkan menjadi undang-undang. Kita mengapresiasi langkah presiden yang akan menerbitkan Perppu terorisme jika RUU ini belum juga disahkan,” pungkasnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...