Paslon No urut 1 Farid Alfauzi-Sudarmawan, saat kampanye politik di tanah kelahirannya, Burneh.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Paslon No urut 1 Farid Alfauzi-Sudarmawan, lebih memilih kampanye politiknya di tempat kelahirannya Burneh. Dalam kampanye politiknya di depan tetangga sendiri, Pilkada 2018 ini momentum untuk memperbaiki kondisi masyarakat Bangkalan dari berbagai ketinggalan.
"Dari segala aspek, baik ekonomi, infrastruktur, pendidikan, keamanan dan lain-lain," kata Farid di depan ribuan masyarakat yang hadir mulai Ulama, Tokoh Masyarakat, Ustaz, Ibu ibu se-Kecamatan Burneh.
BACA JUGA:
- KPU Umumkan Lukman-Fauzan Sebagai Pemenang Pilbup Bangkalan 2024
- Bawaslu Bangkalan Tangani 12 Pelanggaran Pilkada 2024, Mayoritas Soal Administrasi
- Korlap Tim Pemenangan Lukman-Fauzan Minta Jangan Ada Adu Domba Usai Pilbup Bangkalan 2024
- Pilkada Bangkalan 2024: Pasangan Lukman-Fauzan Raih 60,3 Persen, Mathur-Jayus 39,7 Persen
Kecamatan Burneh sebagai pintu masuk Bangkalan, Burneh sebagai etalase Kota Dzikir dan Sholawat Kec. Burneh harus mulai berbenah diri,harus tampil mengambil kesempatan, akses yang paling dekat dengan Suramadu bagi Masyarakat Burneh harus dapat meningkatkan kesejahteran serta dapat menciptakan lebih maju," ujar Farid
Ke depan, kata Farid, masyarakat Burneh harus mampu membangun industri-industri kecil, industri kreatif semisal handcraft (kerajingan tangan), suvenir, pernak- pernik atau miniatur dan lain-lain.
"Jika saya diberi amanat memimpin Kabupaten Bangkalan maka Pemerintah akan membantu penjualannya. Membangun market serta akan tingkatkan pelatihan-pelatihan untuk ekonomi kreatif serta membranding agar produknya memliki daya jual tinggi," ujarnya.
Farid menegaskan, maraknya toko modern di Bangkalan harus dapat membantu masyarakat sekitar ikut menikmatinya. Sebut saja seperti Indomaret, Alfamaret, masyarakat harus dapat diterima menjual barangnya di Swalayan tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




