Kamis, 24 Januari 2019 08:22

Mengenal Sentono Gentong, Tempat Singgah Ulama Kalingga Selatan di Pacitan

Sabtu, 05 Mei 2018 14:04 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Mengenal Sentono Gentong, Tempat Singgah Ulama Kalingga Selatan di Pacitan
Wisata Sentono Gentong yang saat ini tengah dikembangkan Pemdes Dadapan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dikembangkannya destinasi wisata Sentono Gentong di Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan semakin memperkuat kebenaran fakta sejarah yang menyatakan kalau Pacitan adalah tonggak awal berdirinya Pulau Jawa. Hal itu ditandai adanya paku bumi yang pernah ditancapkan sejumlah ulama kondang dari Kalingga Selatan. Sambil berdagang, rombongan saudagar dari India di bawah kendali Syeh Subakir itu juga berkesempatan melakukan syiar agama Islam.

Menurut pelaku sejarah di Pacitan, Ki Ageng (KA) Songgo Samudro Sentono Gentong merupakan salah satu situs sejarah Islam di Pulau Jawa. Dalam buku kuno yang sempat ia baca, kala itu rombongan pedagang dari Kalingga Selatan (India selatan) sempat berlayar menuju pantai selatan. Mereka sempat singgah di sebuah wilayah yang disebut Wengker Kidul.

"Sebab secara administratif, nama Pacitan belum ada. Kala itu masih menginduk di Wengker (sekarang Kabupaten Ponorogo). Pacitan kala itu dikenal dengan sebutan Wengker wilayah kidul," tuturnya, Sabtu (5/5).

Fakta sejarah lain yang memperkuat adanya intervensi ulama asal India di Pacitan, yaitu adanya makam seorang punggawa kerajaan yang diduga kuat berasal dari Kalingga bernama Buwono Keling. Dia penganut Hindu, dan memiliki ilmu sakti Ponco Sono.

"Saat itu sempat pecah peperangan antara ulama dengan punggawa yang dikenal sakti itu. Buwono Keling dikenal sakti lantaran memiliki ilmu Ponco Sono. Jazadnya baru bisa menyatu dengan bumi, setelah kepala dan tubuhnya dikubur terpisah. Fakta sejarah itu dibuktikan adanya tiga makam yang letaknya dipisahkan dengan sungai. Makam Buwono Keling itu bisa dijumpai di Desa Purwoasri Kecamatan Kebonagung, Desa Sukoharjo, dan Desa Kembang Kecamatan Pacitan," tutur Songgo Samudro pada pewarta.

Terkait nama Gentong, lanjut dia, itu dikarenakan ketika berdagang para saudagar dari Kalingga Selatan membawa perbekalan air yang ditampung disebuah gentong. Selain untuk keperluan minum, juga sebagai wadah untuk berwudlu.

"Meski sering dipakai, namun air yang mereka tampung di sebuah gentong itu tak pernah habis. Entah dari mana asal air itu, yang pasti sebagaimana cerita buku kuno, gentong yang dibawa rombongan Syeh Subakir selalu penuh berisikan air," pungkas dia. (yun/ns)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...