Pengelolaan Sanitary Landfill TPA Angsanah Pamekasan Disorot LSM JCW

Pengelolaan Sanitary Landfill TPA Angsanah Pamekasan Disorot LSM JCW LSM JCW saat melakukan audiensi terbuka dengan kadis DLH Amin Jabir di TPA Angsanah, Pamekasan.

"Nanti akan ada rekomendasi dari JCW untuk kami jadikan rujukan tentang tata pengelolaan sampah," papar jabir.

Jabir membenarkan jika sampai sejauh ini belum memiliki laboratorium yang representatif untuk menguji lindi apakah mengandung racun atau tidak sehingga pihaknya masih harus bekerjasama dengan laboratorium penguji yang ada di DLH provinsi.

"Untuk persolaan cairan lindi juga kita masih menggunakan metode Mekanikal dengan sistem gravitasi," papar Jabir.

Jabir juga mengaku sudah 3 kali meminta fatwa terhadap DLH Provinsi untuk menentukan konsep sanitary landfiil yang sesuai dengan aturan. Menurut Jabir, proses Landfiil akan mengalami kendala ketika hanya 20 cm. Hal itu sulit ditangani ketika musim hujan karena sampah tersebut tak bisa dipadatkan.

"Jadi sejauh ini kami juga minta kepada kementerian bahwa konsep Sanitary Landfill saat ini masih belum optimal. Itu juga merupakan hasil Studi komparasi kami ke kabupaten lain," ungkap Jabir.

Ketua komisi III Hosnan Achmadi juga meminta DLH melakukan koreksi total atas pengelolaan sampah

"Untuk Sanitary Landfill dan pengelolaan sampah secara keseluruhan harus lebih optimal dan maksimal," Pungkasnya. (err/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO