Peny Sugiharti saat memamerkan sebagian baju adat koleksinya. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Menjelang peringatan hari Ibu Kartini yang jatuh pada 21 April besok, usaha jasa sewa baju adat di kabupaten Trenggalek mulai diserbu para penyewa, khususnya kalangan siswa-siswi.
Salah satu usaha jasa sewa baju adat yang diserbu para penyewa adalah persewaan baju adat Srikandi yang lokasinya berada di jalan Wakhid Hasyim nomor 10 Trenggalek.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Apresiasi Pramuka Jatim atas Program Bedah Rumah dan Nandur Mangrove
- Komisi IV DPRD Trenggalek: PPG Prajab dapat Prioritas Rekrutmen Guru di 2026
- Sekretariat DPRD Trenggalek Gelar MCU Bagi Seluruh Anggota Dewan
- Tingkatkan PAD, Komisi IV DPRD Kabupaten Usul Event Alun-Alun Trenggalek Digeser ke GOR Gajah Putih
Peny Sugiharti, pemilik usaha jasa sewa baju adat Srikandi mengatakan bahwa dirinya mempunyai banyak koleksi baju adat yang ia sewakan. Harganya bervariasi, mulai dari harga 30 ribu hingga 1 juta lebih.
"Tergantung dari baju yang disewa. Baju adat yang kami sewakan ini mulai dari harga termurah yakni 30 ribu sampai 1 juta lebih," ungkap Peny yang merupakan istri mantan Bupati Trenggalek D.R. Ir Mulyadi ini, Jumat (20/4).
Menurut Peny, di hari-hari tertentu baju adat yang ia sewakan laku keras, terlebih lagi di bulan Agustus. Saat ini saja, menjelang peringatan hari Kartini besok, total baju adat yang telah disewa oleh kalangan siswa dan orang tua mencapai kurang lebih 150 buah.
"Jadi sampai hari ini jumlah baju adat yang sudah di sewa untuk acara hari Kartini besok totalnya kurang lebih 150 buah. Alhamdullilah ini usaha kecil-kecilan bunda," ungkap Peny. (man/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




