Kamis, 24 Januari 2019 10:44

Menggumpal dan Busuk, Warga di Jombang Keluhkan Kualitas Beras Bulog

Senin, 16 April 2018 17:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Menggumpal dan Busuk, Warga di Jombang Keluhkan Kualitas Beras Bulog
Kondisi beras yang kurang layak dikonsumsi. foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Sejumlah warga kurang mampu mengeluhkan jeleknya kualitas beras bantuan bagi warga miskin di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Keluhan ini sudah sekian kalinya. Dari tahun ke tahun, potret buruk itu selalu terjadi.

Kali ini, puluhan warga kurang mampu di RT 10 RW 04 Dusun/Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur yang harus menerima kenyataan pahit itu. Beras bantuan yang diterima, kualitasnya benar-benar tak laik dikonsumsi.

Bagaimana tidak, beras yang diterima warga kondisinya sangat memperihatinkan. Beras yang dikemas karung plastik seberat 20 kilogram itu, sudah rusak. Selain berjamur, beras juga menggumpal dan busuk. “Ya begini kondisi berasnya, sudah menggupal dan penuh dengan jamur,” kata salah seorang warga penerima, Senin (16/4/2018).

Selain itu, kondisi beras juga kering dan berkutu. Sehingga, warga pun enggan untuk mengkonsumsinya. Padahal, harapannya, beras ini bisa meringankan beban warga kurang mampu.

Djumini, warga setempat juga menyayangkan buruknya kualitas beras bantuan yang diterima warga. Padahal, beras bantuan yang diterima warga ini, baru diambil pagi tadi. “Jadi awalnya itu saya mendapat laporan dari warga, kalau belum menerima beras bantuan. Akhirnya saya cek ke Balai Desa. Begitu saya tanyakan, kemudian sama perangkat desa berasnya disalurkan,” kata Djumini.

Menurutnya, ada 20 kepala keluarga (KK) di RT 10 RW 04 Dusun/Desa Pandanwangi yang menerima bantuan beras dengan kondisi buruk, yakni menggumpal, busuk, dan berkutu. Sehingga warga pun memilih tidak memasaknya.

“Ini sebenarnya jatah dua bulan. Tadi itu saya juga sudah laporkan ke desa kalau kualitas beras yang diterima buruk dan busuk. Katanya mau diganti, tapi yang akan digunakan mengganti kondisinya juga sama-sama buruk,” paparnya. (ony/rev)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...