Kamis, 24 Januari 2019 08:17

Soal Kasus Pencurian APK, LO Gus Syaf: Kami Sudah Maafkan Pelaku, Tapi Proses Hukum Jalan Terus

Senin, 16 April 2018 13:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Soal Kasus Pencurian APK, LO Gus Syaf: Kami Sudah Maafkan Pelaku, Tapi Proses Hukum Jalan Terus
Iwan Setiawan (kanan) LO paslon Gus Syaf-Choirul, didampingi Timses Andik 'Mukidi' saat mendatangi Mapolres Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Polisi akhirnya menindaklanjuti kasus pencurian Alat Peraga Kampanye (APK) Pilbup Jombang milik Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 3, Gus Syaf-Choirul. Senin (16/4) pagi tadi, Polres Jombang melakukan pemeriksaan untuk meminta keterangan terhadap saksi dari pihak Gus Syaf, yakni Iwan Setiawan selaku Liaison Officer (LO). 

Iwan mengungkapkan bahwa pemeriksaan dilakukan di ruang Unit Tipikor dan berlangsung selama 2 jam.

“Kami dimintai keterangan sebagai saksi terkait perusakan APK yang kebetulan milik paslon nomor urut tiga. Keterangan dari kami dibutuhkan untuk kelengkapan proses penyidikan,” ujar Iwan.

Terkait kasus tersebut, Iwan menyatakan jika Gus Syaf secara pribadi sudah memaafkan pelaku. Namun karena kasus ini sudah masuk ranah hukum, maka untuk proses hukum juga tetap berjalan.

“Tadi kami sudah memberikan maaf secara langsung kepada yang bersangkutan (pelaku). Namun ini sudah masuk ranah hukum, ya kita hormati proses hukumnya,” tegasnya.

Sekadar informasi, sebelumnya Polsek Gudo mengamankan pemuda bernama Sahid Zudi Prasetyo (24) warga Dusun Boro Lor, Desa Sumberejo, Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Ia ditangkap karena kedapatan mengambil APK yang dipasang KPU berupa banner bergambar paslon nomor urut tiga Gus Syaf-Choirul yang dipasang di Desa Krembangan, Kecamatan Gudo.

Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa banner bergambar Gus Syaf-Choirul dan kendaraan yang digunakan untuk melakukan pencurian. Berdasarkan hasil penyidikan, pelaku mengaku mengambil APK tersebut tanpa ada unsur politik, melainkan untuk menuntup kandang sapi miliknya. (ony/rev)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...