Minggu, 21 Oktober 2018 14:04

Soal Kasus Pencurian APK, LO Gus Syaf: Kami Sudah Maafkan Pelaku, Tapi Proses Hukum Jalan Terus

Senin, 16 April 2018 13:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Soal Kasus Pencurian APK, LO Gus Syaf: Kami Sudah Maafkan Pelaku, Tapi Proses Hukum Jalan Terus
Iwan Setiawan (kanan) LO paslon Gus Syaf-Choirul, didampingi Timses Andik 'Mukidi' saat mendatangi Mapolres Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Polisi akhirnya menindaklanjuti kasus pencurian Alat Peraga Kampanye (APK) Pilbup Jombang milik Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 3, Gus Syaf-Choirul. Senin (16/4) pagi tadi, Polres Jombang melakukan pemeriksaan untuk meminta keterangan terhadap saksi dari pihak Gus Syaf, yakni Iwan Setiawan selaku Liaison Officer (LO). 

Iwan mengungkapkan bahwa pemeriksaan dilakukan di ruang Unit Tipikor dan berlangsung selama 2 jam.

“Kami dimintai keterangan sebagai saksi terkait perusakan APK yang kebetulan milik paslon nomor urut tiga. Keterangan dari kami dibutuhkan untuk kelengkapan proses penyidikan,” ujar Iwan.

Terkait kasus tersebut, Iwan menyatakan jika Gus Syaf secara pribadi sudah memaafkan pelaku. Namun karena kasus ini sudah masuk ranah hukum, maka untuk proses hukum juga tetap berjalan.

“Tadi kami sudah memberikan maaf secara langsung kepada yang bersangkutan (pelaku). Namun ini sudah masuk ranah hukum, ya kita hormati proses hukumnya,” tegasnya.

Sekadar informasi, sebelumnya Polsek Gudo mengamankan pemuda bernama Sahid Zudi Prasetyo (24) warga Dusun Boro Lor, Desa Sumberejo, Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Ia ditangkap karena kedapatan mengambil APK yang dipasang KPU berupa banner bergambar paslon nomor urut tiga Gus Syaf-Choirul yang dipasang di Desa Krembangan, Kecamatan Gudo.

Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa banner bergambar Gus Syaf-Choirul dan kendaraan yang digunakan untuk melakukan pencurian. Berdasarkan hasil penyidikan, pelaku mengaku mengambil APK tersebut tanpa ada unsur politik, melainkan untuk menuntup kandang sapi miliknya. (ony/rev)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...