Rabu, 12 Agustus 2020 10:31

​Giat Kesbangpol Jatim Disusupi Kaos Paslon Pilwali Kota Malang 2018

Selasa, 10 April 2018 19:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Iwan Irawan
​Giat Kesbangpol Jatim Disusupi Kaos Paslon Pilwali Kota Malang 2018
Seorang panitia menarik kembali kaos paslon milik SAE, nomor urut 3, saat beredar di acara wawasan kebangsaan Bakesbangpol Jatim, di Hotel Aria Gajayana Malang, Selasa (10/4). Foto: IWAN I/BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur disusupi penyebaran kaos paslon nomor urut 3 (SAE) Pilwali Kota Malang 2018. Hal itu terjadi saat kegiatan wawasan kebangsaan disponsori Kosgoro Jatim, di Hotel Aria Gajayana Malang, Selasa (10/04).

Wakil Ketua Kosgoro Malang Nugroho Agus menjelaskan, jika Kosgoro Jatim sudah lama bekerjasama dengan Bakesbangpol Jatim. "Termasuk menyelenggarakan peningkatan Wawasan Kebangsaan saat ini," jelasnya.

Koko sapaan Nugroho Agus mengaku dirinya tidak mengetahui jika ada souvenir berupa kaos yang dicetak dan disebarkan ke peserta peningkatan Wawasan Kebangsaan itu. Pantauan Bangsaonline.com, di balik kaos itu tertera tulisan "Relawan #Malang SAE". 

Namun Nugroho Agus mengakui jika kaos tersebut dari Kosgoro. "Semua yang memproduksinya adalah dari Kosgoro Jatim," tandanya.

"Karena ini sudah disemprit Panwaslu Kota Malang agar menghentikan pemberian kaos suvenir ke 300 peserta, kami lalu memerintahkan ke panitia untuk menghentikan hal tersebut. Nama baik Kesbangpol Jatim mesti saya bersihkan," terang koko, LO (Liassion Officer) dari tim paslon SAE Pilwali Kota Malang.

Cawali SAE sendiri yakni Sutiaji saat dikonfirmasi via ponselnya enggan memberikan komentar soal itu.

Sementara, Ketua Bawaslu Jatim M. Amin menyampaikan pihaknya sudah konfirmasi ke Bakesbnangpol Jatim perihal temuan dan laporan adanya penyusupan kaos milik salah satu paslon Pilwali Kota Malang.

"Bakesbangpol Jatim menyatakan tidak merasa melakukannya. Itu kaos milik Kosgoro. Bakesbangpol hanya sebagai penyelenggara dan pemateri," tegasnya.

Kendati Panwaslu Kota Malang sudah berhasil menggagalkan penyebaran kaos paslon tertentu, panitia tetap akan memintai klarifikasi. "Jika nantinya ditemukan pelanggaran secara pasti lewat kajian, maka sanksi akan diberlakukan," tukasnya.

Suharto, perwakilan pihak Kesbangpol Jatim sewaktu ditemui dan diwawancarai, enggan memberikan keterangan apapun. "Ke pak Koko aja kalo mau konfirmasi ya," ujarnya, seraya meninggalkan awak media. (iwa/thu/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...