Senin, 19 Agustus 2019 18:02

​Giat Kesbangpol Jatim Disusupi Kaos Paslon Pilwali Kota Malang 2018

Selasa, 10 April 2018 19:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Iwan Irawan
​Giat Kesbangpol Jatim Disusupi Kaos Paslon Pilwali Kota Malang 2018
Seorang panitia menarik kembali kaos paslon milik SAE, nomor urut 3, saat beredar di acara wawasan kebangsaan Bakesbangpol Jatim, di Hotel Aria Gajayana Malang, Selasa (10/4). Foto: IWAN I/BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur disusupi penyebaran kaos paslon nomor urut 3 (SAE) Pilwali Kota Malang 2018. Hal itu terjadi saat kegiatan wawasan kebangsaan disponsori Kosgoro Jatim, di Hotel Aria Gajayana Malang, Selasa (10/04).

Wakil Ketua Kosgoro Malang Nugroho Agus menjelaskan, jika Kosgoro Jatim sudah lama bekerjasama dengan Bakesbangpol Jatim. "Termasuk menyelenggarakan peningkatan Wawasan Kebangsaan saat ini," jelasnya.

Koko sapaan Nugroho Agus mengaku dirinya tidak mengetahui jika ada souvenir berupa kaos yang dicetak dan disebarkan ke peserta peningkatan Wawasan Kebangsaan itu. Pantauan Bangsaonline.com, di balik kaos itu tertera tulisan "Relawan #Malang SAE". 

Namun Nugroho Agus mengakui jika kaos tersebut dari Kosgoro. "Semua yang memproduksinya adalah dari Kosgoro Jatim," tandanya.

"Karena ini sudah disemprit Panwaslu Kota Malang agar menghentikan pemberian kaos suvenir ke 300 peserta, kami lalu memerintahkan ke panitia untuk menghentikan hal tersebut. Nama baik Kesbangpol Jatim mesti saya bersihkan," terang koko, LO (Liassion Officer) dari tim paslon SAE Pilwali Kota Malang.

Cawali SAE sendiri yakni Sutiaji saat dikonfirmasi via ponselnya enggan memberikan komentar soal itu.

Sementara, Ketua Bawaslu Jatim M. Amin menyampaikan pihaknya sudah konfirmasi ke Bakesbnangpol Jatim perihal temuan dan laporan adanya penyusupan kaos milik salah satu paslon Pilwali Kota Malang.

"Bakesbangpol Jatim menyatakan tidak merasa melakukannya. Itu kaos milik Kosgoro. Bakesbangpol hanya sebagai penyelenggara dan pemateri," tegasnya.

Kendati Panwaslu Kota Malang sudah berhasil menggagalkan penyebaran kaos paslon tertentu, panitia tetap akan memintai klarifikasi. "Jika nantinya ditemukan pelanggaran secara pasti lewat kajian, maka sanksi akan diberlakukan," tukasnya.

Suharto, perwakilan pihak Kesbangpol Jatim sewaktu ditemui dan diwawancarai, enggan memberikan keterangan apapun. "Ke pak Koko aja kalo mau konfirmasi ya," ujarnya, seraya meninggalkan awak media. (iwa/thu/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...