Prof Dr KH Asep Saifudddin Chalim, MA, bersama rombongan Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) saat melakukan ta’ziyah dan tahli di rumah duka almarhum Mufti Alfian di Darmasi Buduran Sidoarjo, salah seorang korban reruntuhan mushala Pondok Pesantren Al Khoziny, Senin (20/10/2025) malam. Foto: bangsaonline
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com – Prof Dr KH Asep Saifudddin Chalim, MA, bersama rombongan Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) melakukan ta’ziyah ke rumah korban reruntuhan mushala Pondok Pesantren Al Khoziny, Senin (20/10/2025) malam. Ketua umum JKSN itu mendatangai dua rumah korban duka. Yaitu almarhum Fairus Sirojuddin di Singopadu Tanggulangin Sidoarjo dan rumah duka almarhum Mufti Alfian di Darmasi Buduran Sidoarjo. Sebelumnya, Kiai Asep juga mendatangi beberapa rumah duka korban yang lain.
Kiai Asep memimpin tahlil sekaligus memberikan santunan ke keluarga korban. Sedangkan doa dipimpin oleh Syaikh Ahmad Muhammad Mabruk, ulama dari Universitas Al Azhar Mesir.
BACA JUGA:
- Pelaksanaan Haji 2026 Dianggap Ada Energi Baru, Inilah Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI
- Luar Biasa! 318 Santri Amantul Ummah Lolos UTBK-SNBT, Banyak yang Hafal Quran
- Amirulhaj Prof Kiai Asep: Wukuf di Arafah Waktu Mustajab, Malaikat juga Ikut Mintakan Ampunan
- Amanatul Ummah Terima Sapi Kurban Presiden, Wapres, Gubernur, Wagub, Sekda, PAN, BPN, & Wali Santri
Kiai Asep juga membagikan uang kepada warga sekitar rumah korban yang ikut tahlilan.
“Mohon maaf, saya dan rombongan JKSN mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Fairus Sirojuddin,” ujar Prof Dr KH Asep Saifudddin Chalim, MA, di rumah duka orang tua Fairus Sirojuddin di Singopadu Tanggulangin Sidoarjo.
Bahkan Kiai Asep juga akan mengumrahkan 67 santri yang menjadi korban reruntuhan mushala tersebut.

Para tetangga yang ikut tahlil di rumah duka almarhum Fairus Sirojuddin di Singopadu Tanggulangin Sidoarjo, Senin (20/10/2025). Foto: bangsaonline
“Saya sudah punya 23 jemaah umrah yang akan mengumrahkan 67 korban. Nanti masing-masing umrah tiga kali,” kata Kiai Asep di depan warga yang mengikuti tahlilan sembari mengatakan bahwa sebelum mengumrahkan para korban jemaah umrahnya harus sudah umrah lebih dulu.
Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu juga akan menambah tiga jemaah umrah lagi, dari Surabaya, Sidoarjo dan Madura untuk menjadi saksi pelaksanaan badal umrah para santri yang menjadi korban reruntuhan mushalla Al Khoziny.
Fairus Sirojuddin adalah putra pasangan Sukirman dan Febri Kurniatiningsih. Almarhum duduk di SMA kelas II Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo.
Dalam rombongan itu Kiai Asep didampingi Syaikh Ahmad Muhammad Mabruk, ulama Univeristas Al Azhar Mesir yang bertugas di Pondok Pesantren Amanatul Ummah.
Tampak juga Dr Achmad Rubaie, Ketua PW Pencak Silat Tapak Suci Muhammadiyah Jawa Timur yang juga Ketua Harian Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur. Juga Muhammad Ghofirin, Sekjen JKSN, Mohammad Fachruddin, Wakil Ketua PAN Jawa Timur dan Jusuf Hidayat dari Barisan Gus dan Santri (Bagus).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




