Senin, 27 Mei 2019 11:08

Semen Indonedia Sulap Lahan Pascatambang Jadi Tempat Wisata Kreatif di Tuban

Jumat, 23 Februari 2018 04:50 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Gunawan
Semen Indonedia Sulap Lahan Pascatambang  Jadi Tempat Wisata Kreatif di Tuban
Taman Bukit Daun menjadi wahana wisata baru bagi masyarakat, dilengkapi beberapa fasilitas diantaranya spot foto menarik.

TUBAN, BANGSAONLINE.com-Tempat wisata taman “Bukit Daun” yang berada di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tengah populer di kalangan wisatawan. Lokasinya berada 18 km dari Kota Tuban, atau membutuhkan waktu sekitar ½ jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan.

Disebut “Bukit Daun” karena taman ini menyerupai bentuk daun yang berada di ketinggian. Siapa sangka, lokasi yang memiliki pemandangan indah dan berhawa sejuk ini adalah lahan bekas tambang batu kapur milik Semen Indonesia.

Pada hari Kamis (22/2), taman “Bukit Daun” tersebut diresmikan oleh Deputi Bidang Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah bersama Direktur Utama Semen Gresik Mukhamad Saifudin, didampingi Direktur Utama Semen Indonesia Hendi Prio Santoso, Direktur Keuangan Semen Gresik Ginarko Isnubroto dan Direktur Produksi Semen Gresik Joko Sulistyanto.

Deputi Bidang Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah (baju batik) bersama Dirut Semen Gresik M. Saifudin didampingi Dirut Semen Indonesia Hendi Prio Santoso meresmikan bukit daun dengan memotong karangan bunga.

Sekretaris Perusahaan Agung Wiharto mengatakan, taman Bukit Daun yang diresmikan ini menempati lahan seluas 1.000 m2. Taman ini mulai dibangun akhir Desember 2016 dan selesai pada Januari 2018.

“Taman Bbukit Daun selain rindang, juga memiliki 10 tanaman langka yang sudah jarang dijumpai, seperti kawista, damar, gaharu, ulin, duwet, kurma dan tanaman jenis obat yang khusus kita tanam dilahan tersebut” terangnya.

“Taman Bukit Daun akan menjadi wahana wisata baru bagi masyarakat. Beberapa fasilitas telah kami siapkan, diantaranya tempat parkir dan toilet. Selain itu, bagi yang suka mengunggah swafoto juga disediakan spot foto yang menarik. Taman Bukit Daun dibuka setiap hari pada jam tertentu. Hari Senin - Jum’at dibuka pukul 15.00 - 17.00 WIB. Sedangkan pada hari Sabtu - Minggu bisa dinikmati mulai jam 08.00 hingga jam 17.00,” ujarnya.

Lebih lanjut Agung Wiharto menambahkan, Semen Indonesia dalam melakukan penambangan selalu mengedepankan praktik penambangan yang ramah lingkungan. Sebagai contoh, lahan pascatambang batu kapur diubah menjadi sarana wisata dan hutan yang hijau. Sedangkan lahan pascatambang tanah liat dijadikan embung penampung air yang bisa difungsikan untuk budidaya ikan dan pengairan lahan pertanian bagi masyaraat sekitar, ujarnya.

Hingga tahun 2017, Semen Indonesia telah melakukan reklamasi lahan pascatambang batu kapur seluas 187,66 hektar dengan jumlah pohon sebanyak 187.935 batang. Sedangkan di lahan pascatambang tanah liat seluas 67,04 Ha dengan jumlah pohon mencapai 109.932 batang. Diantaranya adalah Jati, Johar, Mahoni, Sengon, Flamboyan, Trembesi dan Kesambi. (gun/dur/hms)

Sumber: Siaran Pers PT Semen Indonesia
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...