Rabu, 22 Mei 2019 16:53

​Dinkes Blitar Kirim Sampel Makanan Penyebab Keracunan di Doko

Kamis, 15 Februari 2018 22:31 WIB
Wartawan: Akina Nur Alana
​Dinkes Blitar Kirim Sampel Makanan Penyebab Keracunan di Doko
Sampel makanan yang diduga penyebab keracunan 52 warga Desa Slorok, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mengirim sampel makanan yang diduga penyebab keracunan 52 warga Desa Slorok, Kecamatan Doko ke laboratorium kesehatan daerah milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di Surabaya.

"Petugas langsung mengambil sampel makanan yang masih tersisa untuk diperiksa lalu dikirim ke laboratorium milik Dinkes Pemprov Jatim di Surabaya," jelas Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar Krisna Yekti, Kamis (15/2).

Diantara makanan yang dibawa untuk di periksa dan uji laboratorium itu adalah bungkusan nasi kenduri berisi nasi dan olahan daging kambing. Untuk mengetahui penyebab dugaan keracunan yang dialami 52 warga tersebut.

"Penyebab pastinya apa nanti akan diketahui dari uji laboratorium tersebut," imbuh Krisna Yekti.

Pasca terjadi keracunan massal di Desa Slorok, Kecamatan Doko yang diduga akibat mengkonsumsi makanan dari hajatan warga setempat bernama Sunarji Dinkes memang langsung bergerak cepat. Selain mengambil sampel makanan, petugas Dinkes juga melakukan droping obat-obatan.

"Petugas yang ada di Puskesmas lain di sekitar kecamatan Doko, juga dikerahkan untuk membantu melakukan penanganan karena pasien yang cukup banyak. Kami memastikam semua sudah tertangani medis," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 52 warga termasuk pemilik hajatan mengalami gejala keracunan mual, muntah, panas dan diare kurang lebih enam jam setelah menyantap nasi kenduri hajatan yang digelar Rabu (14/2). Mereka mendapatkan perawatan di Puskesmas Doko, sementara dua diantaranya dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo karena kondisinya melemah. (ina/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...