Kamis, 17 Oktober 2019 15:58

​Dinkes Blitar Kirim Sampel Makanan Penyebab Keracunan di Doko

Kamis, 15 Februari 2018 22:31 WIB
Wartawan: Akina Nur Alana
​Dinkes Blitar Kirim Sampel Makanan Penyebab Keracunan di Doko
Sampel makanan yang diduga penyebab keracunan 52 warga Desa Slorok, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mengirim sampel makanan yang diduga penyebab keracunan 52 warga Desa Slorok, Kecamatan Doko ke laboratorium kesehatan daerah milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di Surabaya.

"Petugas langsung mengambil sampel makanan yang masih tersisa untuk diperiksa lalu dikirim ke laboratorium milik Dinkes Pemprov Jatim di Surabaya," jelas Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar Krisna Yekti, Kamis (15/2).

Diantara makanan yang dibawa untuk di periksa dan uji laboratorium itu adalah bungkusan nasi kenduri berisi nasi dan olahan daging kambing. Untuk mengetahui penyebab dugaan keracunan yang dialami 52 warga tersebut.

"Penyebab pastinya apa nanti akan diketahui dari uji laboratorium tersebut," imbuh Krisna Yekti.

Pasca terjadi keracunan massal di Desa Slorok, Kecamatan Doko yang diduga akibat mengkonsumsi makanan dari hajatan warga setempat bernama Sunarji Dinkes memang langsung bergerak cepat. Selain mengambil sampel makanan, petugas Dinkes juga melakukan droping obat-obatan.

"Petugas yang ada di Puskesmas lain di sekitar kecamatan Doko, juga dikerahkan untuk membantu melakukan penanganan karena pasien yang cukup banyak. Kami memastikam semua sudah tertangani medis," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 52 warga termasuk pemilik hajatan mengalami gejala keracunan mual, muntah, panas dan diare kurang lebih enam jam setelah menyantap nasi kenduri hajatan yang digelar Rabu (14/2). Mereka mendapatkan perawatan di Puskesmas Doko, sementara dua diantaranya dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo karena kondisinya melemah. (ina/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...