Ribuan pendemo asal kecamatan Watulimo saat demo di depan gedung DPRD Trenggalek. foto: HERMAN S/ BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Sekitar pukul 09.00 WIB ribuan orang asal kecamatan Watulimo dengan mengendarai puluhan kendaraan roda empat mendatangi gedung DPRD Trenggalek. Kedatangan mereka ke gedung dewan kali ini untuk menyampaikan aspirasi pada wakil rakyat tentang penolakan mereka terhadap rencana pemerintah Provinsi Jawa Timur yang akan membangun pelabuhan niaga di Teluk Prigi.
Ketika sampai di gedung DPRD, ribuan pendemo ini lantas berkumpul dan satu per satu dari mereka kemudian berorasi secara bergantian di atas kendaraan roda empat.
BACA JUGA:
- Nasabah KSPPS Madani Gelar Aksi di DPRD Trenggalek, Tuntut Pengembalian Dana
- Keluhkan Kenaikan Tarif Retribusi, Ratusan Pedagang Pasar Demo di Pendopo Trenggalek
- Ketua DPRD Trenggalek Terima Aspirasi Aksi Damai soal Hak Angket
- Tolak Perpres 104 Tahun 2021, Ribuan Perangkat Desa di Trenggalek Turun ke Jalan Nyatakan Sikap
Dalam orasinya, mereka menyampaikan penolakan rencana pembangunan pelabuhan niaga di Teluk Prigi. Puluhan perwakilan akhirnya diperkenankan masuk di ruang aula gedung DPRD untuk melakukan rapat dengar pendapat bersama wakil rakyat, Dinas Perhubungan Provinsi, Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek, Dinas Perikanan dan Kelautan Trenggalek serta Asisten 2 Pemkab Trenggalek.
"Kedatangan kami di sini yakni menolak tanpa opsi rencana pembangunan pelabuhan niaga di Teluk Prigi, itu saja," kata Asmadi di ruang aula gedung DPRD Trenggalek (15/2).
"Bila rencana pembangunan pelabuhan Prigi ini direalisasi, maka sejumlah 4528 nelayan akan kehilangan mata pencahariannya," sambungnya. Untuk itu, ia berharap para wakil rakyat menyuarakan aspirasi mereka hingga ke pemerintah pusat.
Dalam kesempatan itu, para pendemo ini juga mengancam akan membawa massa yang lebih banyak apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh wakil rakyat dan Pemkab Trenggalek.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




