Ribuan Warga Watulimo Tolak Pembangunan Pelabuhan Niaga

Ribuan Warga Watulimo Tolak Pembangunan Pelabuhan Niaga Ribuan pendemo asal kecamatan Watulimo saat demo di depan gedung DPRD Trenggalek. foto: HERMAN S/ BANGSAONLINE

Menanggapi tuntutan tersebut, Imam Basuki dan Bambang Sutopo menyatakan sepakat dengan apa yang disampaikan oleh perwakilan pendemo. Dua anggota dewan ini sama-sama menyatakan menolak rencana pemerintah provinsi membangun pelabuhan niaga di Teluk Prigi. Karena itu keduanya mengaku siap mengawal aspirasi mereka ke tingkat yang lebih tinggi.

Usai melakukan rapat dengar pendapat di gedung DPRD selama kurang lebih 3 jam, selanjutnya ribuan pendemo berjalan kaki menuju pendopo kabupaten Trenggalek. Setibanya di depan pendopo, puluhan perwakilan pendemo kembali diperkenankan memasuki pendopo untuk dialog. Mereka ditemui wakil Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin yang pada hari ini resmi menjabat Plt Bupati.

Namun, rupanya diskusi tidak jadi dilaksanakan karena Arifin memilih menemui langsung para pendemo di depan pendopo. Sambil berjalan kaki dan menyalami satu per satu para pendemo, Arifin lantas naik di atas kendaraan roda empat dan menyampaikan terima kasih atas kedatangan ribuan warga kecamatan Watulimo di pendopo kabupaten Trenggalek.

Ia mengaku belum bisa memutuskan apakah harus menolak rencana pembangunan pelabuhan niaga Prigi atau tidak, sebab hal itu perlu dikomunikasikan dengan para wakil rakyat, dinas perhubungan provinsi serta pemerintah provinsi Jawa Timur. Arifin lantas menjanjikan dalam dua minggu mendatang pihaknya akan melakukan pembahasan ini dengan pihak terkait, selanjutnya akan bertandang ke kecamatan Watulimo untuk menyampaikan hasilnya pada masyarakat setempat.

"Saya berdiri di sini ini tidak bisa ngomong dihentikan atau dilanjutkan. Saya itu harus bicara dulu dengan para wakil rakyat, pemerintah provinsi, dan insyaallah dalam dua minggu mendatang saya akan menginap di desa Tasikmadu untuk menyampaikan hasilnya," kata Arifin di hadapan ribuan pendemo. (man/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO