Senin, 22 Juli 2019 07:23

Disperta Bojonegoro Sosialisasi Pentingnya Penggunaan Surfaktan

Rabu, 14 Februari 2018 12:56 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Eky Nurhadi
Disperta Bojonegoro Sosialisasi Pentingnya Penggunaan Surfaktan
Para pemateri di acara lokakarya.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro bersama dengan Tertiary Irrigation Technical Assistance (Tirta) menggelar lokakarya pentingnya penggunaan surfaktan untuk meningkatkan efektivitas pestisida pada budidaya padi, Rabu (14/2).

Riki Rivaldi, praktisi surfaktan yang menjadi pemateri pada 155 Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di acara tersebut menjelaskan, pada dasarnya surfaktan merupakan zat pelekat pestisida pada tanaman padi, agar penggunaan pestisida bisa lebih efektif.

"Penggunaan surfaktan dapat membantu menghemat penggunaan pestisida dengan mengembalikan penggunaan pestisida kedosis atau konsentrasi rendah sesuai rekomendasi pada label," jelas Riki.

Dia mengurai, peranan surfaktan tersebut untuk mencegah terjadinya resistensi atau kekebalan dan ledakan hama pada tanaman padi. "Surfaktan dapat dicampur dengan pestisida ataupun pupuk daun pada saat penyemprotan," terangnya.

Dia berharap PPL Dinas Pertanian Bojonegoro dapat memahami manfaat dari penggunaan surfaktan, serta menularkan pentingnya penggunaan surfaktan kepada petani di Kota Ledre. Sehingga penggunaan pestisida dapat digunakan secara efisien.

Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Ahmad Jupari menambahkan, tren penggunaan pestisida berbasis kimia di wilayahnya semakin meningkat. Sehingga perlu mengambil langkah cepat untuk memastikan efisiensi dan efektivitas dari penggunaan pestisida. "Caranya hanya dengan menggunakan surfaktan," katanya menegaskan.

Kata dia, penggunaan pestisida yang berlebihan tidak hanya meningkatkan pengeluaran petani, namun juga menimbulkan dampak yang negatif terhadap lingkungan. Dia juga mendorong agar petani memprioritaskan penggunaan agens hayati. Namun, jika pengendalian tersebut sudah tidak mampu menanggulangi, petani diharapkan memilih pestisida berlabel hijau yang aman dan ramah lingkungan.

Sementara itu, Tirta merupakan program kerjasama antara pemerintah Australia dan pemerintah Indonesia di bawah koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR). (nur/dur)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...