Prescon dokter, perawat dan pengacara RSI Siti Khodijah Taman Sidoarjo.
Hamdan selaku direktur RSI Siti Khodijah mengatakan bahwa dokter yang merawat pasien telah menyampaikan bela sungkawa dan empati ketika mengetahui kematian pasien. "Tidak hanya mengucapkan bela sungkawa, tapi sudah silaturahim dan tak takziah ke rumah duka," ucapnya.
Terkait penanganan dan perawatan pasien Supariyah, Hamdan mengungkapkan bahwa berdasarkan cacatan media rumah sakit, pada jam 22.00 perawat membangunkan pasien yang sedang tidur untuk tujuan diberikan injeksi obat vomceran dan OMZ.
"Di mana sebelum injeksi dilakukan, perawat terlebih dahulu melakukan pemeriksaan pasien, pernafasan pasien dan lain-lain. Saat itu kondisi pasien normal," tuturnya.
"Lalu pada pukul 22:45 keluarga pasien menghubungi perawat untuk dilakukan pemeriksaan dan perawat kemudian ke kamar pasien untuk melanjutkan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan itu tensi pasien tidak terukur, nadi tidak teraba, kemudian perawat memanggil dokter Hamdan dan memeriksa pasien."
"Dokter memeriksa pasien dan melakukan pijat jantung, akan tetapi tidak bisa menyelamatkan jiwa pasien dan pasien dinyatakan meninggal dunia sekitar jam 23:00 WIB akibat serangan jantung," pungkasnya. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




