Senin, 26 Agustus 2019 10:49

Komisi B DPRD Tegaskan Lamongan Tak Butuh Beras Impor

Senin, 29 Januari 2018 23:48 WIB
Wartawan: Nurqomar Hadi
Komisi B DPRD Tegaskan Lamongan Tak Butuh Beras Impor
Saefuddin Zuhri (berkopyah) saat dialog dengan Kadivre Bulog Irsan Nasution.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Komisi B DPRD Lamongan menegaskan Kabupaten Lamongan tidak membutuhkan beras impor, karena produksi beras yang dihasilkan dari petani Lamongan sendiri sangat mencukupi untuk kebutuhan warga setempat. Bahkan, surplus hingga 50 ribu ton per tahunnya.

“Kami telah melakukan pemantauan ke lapangan, termasuk ke Dinas Katahanan Pangan dan ke gudang Bulog. Hasilnya memang betul kita surplus beras setiap tahunnya sehingga tidak membutuhkan impor beras,” kata Saefuddin Zuhri, Ketua Komisi B, Senin (29/1) sore.

Menurut Saefuddin Zuhri, data dari Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan menyebutkan kebutuhan beras di Lamongan 130.346 ton per tahun. Sedangkan produk beras petani Lamongan mencapai 607.279 ton per tahunnya.

“Maka dari data tersebut, menunjukan bahwa Lamongan setiap tahunya kelebihan beras sekitar 5 ribu ton pertahun,” ungkap politisi asal PKB tersebut.

Ditambahkan Okta Rosadinata, hasil sidak ke Gudang Beras Bulog di wilayah Kecamatan Babat, Komisi B juga mengetahui stoknya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan beberapa bulan ke depan.

“Apalagi dalam hitungan beberapa minggu ke depan, di sejumlah wilayah kecamatan juga memasuki masa panen raya sehingga stok beras atau gabah di tangan petani melimpah,” tegas Okta dibenarkan H. Sukandar.

Sementara itu, Kasub Divre Bojonegoro Irsan Nasution saat menemui rombongan Komisi B DRPD Lamongan di Gudang Beras Bulog Babat menyebutkan bahwa selama ini stok beras di Gudang Babat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Rastra.

“Saya kira di Jawa Timur termasuk Lamongan, merupakan penghasil gabah atau beras yang cukup beras sehingga beras impor tidak perlu masuk di wilayah ini,” pungkas Irsan. (qom/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...