Minggu, 20 Oktober 2019 04:00

Ini yang Dilakukan Risma setelah Izin Konservasi KBS Turun

Senin, 18 Agustus 2014 18:46 WIB
Editor: nur syaifudin
Wartawan: yuli ikhsanti
Ini yang Dilakukan Risma setelah Izin Konservasi KBS Turun

Surabaya-(BangsaOnline)

Apa yang akan dilakukan Walikota Tri Rismaharini setelah izin konservasi KBS dari Menhut turun? Yang pasti, dana miliaran rupiah disiapkan untuk melakukan perbaikan-perbaikan.

Yang mendesak, menurut Walikota Surabaya Tri Rismaharini ialah memperbaiki sarana dan prasarana serta infrstruktur di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Penambahan kandang dan satwa baru akan menggunakan lahan parkir yang ada di samping KBS.

"Untuk penambahan atau perluasan kandang baru untuk satwa, kami akan koordinasi lagi," kata Risma Senin (18/8) usai penyerahan SK konservasi dari Menhut.

Kandang akan didirikan di bekas lahan parkir komplek KBS yang biasanya digunakan untuk motor maupun bis. Kebutuhan parkir pengunjung akan dipindahkan di kawasan Joyoboyo dekat Terminal Joyoboyo atau sisi selatan KBS. Saat inilahan tersebut sebagian milik Pemkot dan sebagian lagi milik PT KAI.

"Dengan pemindahan lahan parkir ini otomatis akan menambah ruang, juga infrastruktur lain, terutama water treatment. Itu yang mendesak kita kerjakan,"tandas Risma.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan sendiri menilai, langkah-langkah yang dilakukan pengelola KBS (PD Taman Satwa) sudah cukup bagus, muali dari penataan hingga segi makanan dan kemampuan manajemen pengelolaan sarana dan prasarana.

"Dulu kan sudah lama-lama. Satwa yang sudah turun temurun juga bisa ditukar dengan satwa yang baru, itu juga dalam rangka perbaikan,”ujar Menhut yang menandaskan jika perbaikan tersebut tidak cukup waktu sehari dua hari, perlu waktu lama. Kemenhut akan membantu memberikan training bagi keeper satwa baik dari dalam negeri maupun luar negeri

Secara umum, untuk lahan di Surabaya, walikota mengatakan, 10 persen lahan dï surabaya akan dijadikan hutan kota, dan 30 persennya dijadikan tempat terbuka fasum (fasilitas umum).

”Hutan mangrove di Surabaya merupakan hutan yang terbesar dï Indonesia, dan 3 persen luas hutan mangrove di Surabaya merupakan terbesarnomer 3 dï dunia,”urai Risma di depan menhut Zulkifli Hasan.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...