Jumat, 23 Agustus 2019 09:06

Ini yang Dilakukan Risma setelah Izin Konservasi KBS Turun

Senin, 18 Agustus 2014 18:46 WIB
Editor: nur syaifudin
Wartawan: yuli ikhsanti
Ini yang Dilakukan Risma setelah Izin Konservasi KBS Turun

Surabaya-(BangsaOnline)

Apa yang akan dilakukan Walikota Tri Rismaharini setelah izin konservasi KBS dari Menhut turun? Yang pasti, dana miliaran rupiah disiapkan untuk melakukan perbaikan-perbaikan.

Yang mendesak, menurut Walikota Surabaya Tri Rismaharini ialah memperbaiki sarana dan prasarana serta infrstruktur di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Penambahan kandang dan satwa baru akan menggunakan lahan parkir yang ada di samping KBS.

"Untuk penambahan atau perluasan kandang baru untuk satwa, kami akan koordinasi lagi," kata Risma Senin (18/8) usai penyerahan SK konservasi dari Menhut.

Kandang akan didirikan di bekas lahan parkir komplek KBS yang biasanya digunakan untuk motor maupun bis. Kebutuhan parkir pengunjung akan dipindahkan di kawasan Joyoboyo dekat Terminal Joyoboyo atau sisi selatan KBS. Saat inilahan tersebut sebagian milik Pemkot dan sebagian lagi milik PT KAI.

"Dengan pemindahan lahan parkir ini otomatis akan menambah ruang, juga infrastruktur lain, terutama water treatment. Itu yang mendesak kita kerjakan,"tandas Risma.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan sendiri menilai, langkah-langkah yang dilakukan pengelola KBS (PD Taman Satwa) sudah cukup bagus, muali dari penataan hingga segi makanan dan kemampuan manajemen pengelolaan sarana dan prasarana.

"Dulu kan sudah lama-lama. Satwa yang sudah turun temurun juga bisa ditukar dengan satwa yang baru, itu juga dalam rangka perbaikan,”ujar Menhut yang menandaskan jika perbaikan tersebut tidak cukup waktu sehari dua hari, perlu waktu lama. Kemenhut akan membantu memberikan training bagi keeper satwa baik dari dalam negeri maupun luar negeri

Secara umum, untuk lahan di Surabaya, walikota mengatakan, 10 persen lahan dï surabaya akan dijadikan hutan kota, dan 30 persennya dijadikan tempat terbuka fasum (fasilitas umum).

”Hutan mangrove di Surabaya merupakan hutan yang terbesar dï Indonesia, dan 3 persen luas hutan mangrove di Surabaya merupakan terbesarnomer 3 dï dunia,”urai Risma di depan menhut Zulkifli Hasan.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...