Senin, 13 Juli 2020 02:23

Keluarga Tolak Permintaan agar Liya Dimakamkan di Ponpes

Jumat, 15 Agustus 2014 19:23 WIB
Editor: rosihan c anwar
Wartawan: gunadhi
Keluarga Tolak Permintaan agar Liya Dimakamkan di Ponpes
?Jenazah Liya ketika sampai di rumah duka. foto:nanang/BANGSAONLINE

MOJOKERTO (bangsaonline) - Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah meminta ke keluarga Lailiyatul Musyarofah (13), korban santri tewas agar jenazahnya dimakamkan di pemakaman ponpes. Harapannya, makam Liya lebih banyak diziarahi para santri, ustadz dan pengurus ponpes daripada dimakamkan di rumah orang tuanya.

Namun, keluarga korban menolak permintaan tersebut. Permintaan itu disampaikan langsung Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Kembangbelor, KH Asep Syaifudin Halim kepada keluarga Liya sebelum salat jenazah di Masjid KH Abdul Halim. Menurut Kiai Asep, pertimbangan pemakaman jenazah Liya di lingkungan ponpes agar banyak yang menziarahi makamnya. "Kami sangat berharap keluarga ananda Lailiyatul Musyarofah berkenan memakamkan jenazah di pemakaman pondok, agar para santri, ustadz, ustadzah mudah untuk berziarah ke makamnya," pinta Kiai Asep sebelum menggelar shalat jenazah di Masjid KH Abdul Halim.

Menanggapi permintaan itu, ayah Liya, Supriyadi menegaskan keberatannya jika jenazah putrinya dimakamkan di lingkungan ponpes. "Setelah saya rundingkan dengan keluarga saya, bukannya kami tidak berkenan, bukannya apa-apa, untuk ziarah kami terlalu jauh, untuk itu doakan anak saya khusnul khotimah," ucap Supriyadi usai salat jenazah. Selain itu, Supriyadi juga meminta maaf kepada pengasuh Ponpes Amanatul Ummah dan rekan-rekan putrinya. "Saya mohon maaf, baik kapada kiai, ustadz, pembimbing dan santri teman ananda, maafkan kesalahan putri kami, Lailiyatul Musyarofah. Apabila ada masalah hutang piutang atau administrasi mohon segera menghubungi saya, selaku orang tua," pungkasnya.

Setelah disalati oleh ribuan santri Ponpes Amanatul Ummah, jenazah Lailiyatul Musyarofah dibawa ke rumah duka di Desa Trosobo, Kecamatan Taman, Sidoarjo untuk dimakamkan. Suasana haru menyelimuti Masjid KH Abdul Halim. Ribuan santri turut melepas kepergian jenazah Liya dari masjid tersebut.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...