Selasa, 20 Agustus 2019 15:33

Tak Miliki Kartu PKL, Jangan Harap Bisa Jualan Bebas di Kota Blitar Now

Kamis, 23 November 2017 17:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
Tak Miliki Kartu PKL, Jangan Harap Bisa Jualan Bebas di Kota Blitar Now
Secara simbolis Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar menyerahkan Kartu PKL.

KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Penataan pedagang kaki lima (PKL) secara besar-besaran oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mulai dilakukan. Salah satunya adalah dengan memberikan kartu PKL kepada ratusan PKL di Kota Blitar.

"Ada 635 yang akan dibagikan, sesuai dengan pendataan yang kami lakukan dengab persyaratan menyerahkan kartu identitas serta jenis usahanya harus jelas," ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Blitar Arianto kepada wartawan, Kamis (23/11).

Dalam pengawasannya, Arianto menjelaskan bahwa para PKL bisa mengakses dan dicek melalui aplikasi 'peka5blitarkota.id', yang siang itu juga dilaunching oleh Pemkot Blitar.

"Selain kartu PKL kita juga melaunching aplikasi PKL. Disana nanti bisa diketahui mana saja PKL yang sudah memiliki kartu atau belum serta PKL yang menyalahi tempat yang telah ditetapkan oleh Pemkot," jelasnya.

Ditambahkannya, dalam aplikasi itu dijelaskan semua informasi terkait dengan PKL di Kota Blitar. Meliputi identitas, produk yang dijual, serta lokasi berjualan. Khusus untuk lokasi berjualan, aplikasi itu menampilkan 42 lokasi yang boleh ditempati PKL serta puluhan lokasi lain tidak boleh untuk berjualan.

Hingga kini, Arianto mengaku belum bisa mengetahui secara pasti jumlahnya yang belum mendapatkan kartu PKL. Namun pihaknya mengimbau agar PKL yang belum terdaftar untuk mendaftarkan usahanya dengan datang langsung ke Disperindag Kota Blitar, untuk segera diproses.

"Harapan kami kedepan semua PKL di Kota Blitar berjualan sesuai dengan Perwali nomer 47 Tahun 2016 tentang penataan dan pembinaan PKL," tegasnya.

Sementara Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar mengatakan, selain untuk menata kembali PKL di Kota Blitar kartu PKL tersebut juga memudahkan PKL mempromosikan usahanya. Serta memudahkan konsumen mencari lokasi berdagang PKL.

"Aplikasinya bebas diakses, dengan demikian berarti ini juga ikut memudahkan PKL memasarkan usahanya dan memudahkan konsumen mencari lokasi berjualan," kata Samanhudi Anwar.

Sebelumnya, sebanyak 635 kartu PKL diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar. Hal itu merupakan bagian dari upaya pemerintah Kota Blitar menata kembali keberadaan PKL yang semakin menjamur diberbagai sudut kota. Nantinya PKL yang tidak memiliki kartu PKL dari Pemkot Blitar, dilarang untuk berjualan di tempat-tempat yang sudah disediakan Pemkot bagi para PKL. (blt1/tri/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...