KH. Abdul Hakim Mahfudz saat sowan KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) di kediamannya di Leyeh, Rembang, Jawa Tenngah, Jumat (21/11/2025). Foto: Ahmad Roziki
REMBANG, BANGSAONLINE.com - Ketua PWNU Jawa Timur yang juga pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sowan ke ndalem KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) di Leyeh, Rembang, Jawa Tenngah, Jumat (21/11/2025).
Gus Kikin melaporkan "ontran-ontran" yang sekarang tengah berkecamuk dalam tubuh PBNU. Tentu saja Gus Kikin cemas sekali melihat hal ini.
BACA JUGA:
- Pelaksanaan Haji 2026 Dianggap Ada Energi Baru, Inilah Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI
- Soroti Muktamar ke-35 NU, Poros Muda NU: Harus Lahirkan Pemimpin Baru Sesuai Harapan Warga Nahdliyin
- Gus Miftah Ingin Jadi Sekjen PBNU? Ini Respons Kiai dan Kader NU
- NU Babak Belur Hadapi Era Kolonialisme Algoritma?
Apa respon Gus Mus?
"Sampeyan kan sudah lama di NU, masak ndak tahu. Di NU ribut-ribut itu biasa, namanya orang banyak, kepentingannya juga banyak," ujar Gus Mus santai.
"Sampeyan ndak usah cemas. Santai saja. NU itu milik Gusti Allah, sudah ada yang ngurus, ndak usah khawatir," tambah Gus Mus lagi.
Gus Mus memang selalu santai menghadapi keadaan apapun, tidak mudah cemas dan panik. Ini bukan berarti beliau tidak sungguh-sungguh memikirkan NU. Bukan. Hidup beliau sejak muda hingga sepuh saat ini dihabiskan dalam NU. Organisasi ini sudah menjadi bagian dari dirinya.
Filosofi hidup sederhana ala Gus Mus.
(Berita ini berasal dari status Gus Ulil Abshar Abdalla yang dishare oleh Ahmad Roziki, Sekjen Ikatan Keluarga Alumni Santri Tebuireng (IKAPETE) yang mendampingi Gus Kikin saat sowan Gus Mus)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




