Wabup Moh. Qosim ketika menerima penghargaan dari Staf Kepresidenan Teten Masduki.
Di tahun 2017, Kabupaten Gresik telah merampungkan 4 quick win, yakni dr. Kepo, Sibling, GoPloong dan PosyanduGo. Selain quick win ini, Kabupaten Gresik juga telah berhasil menyelesaikan masterplan pengembangan smart city, salah satunya adalah dibentuknya command center oleh melalui dinas terkait.
“Dengan program smart city ini, kami selaku Pemerintah Kabupaten Gresik berharap agar pemberian pelayanan kepada masyarakat akan lebih inovatif, cepat, terukur dan mudah,” harapnya.
Di saat bersamaan, Kabupaten Gresik bersama 2 kabupaten lain terpilih mendapat pendampingan teknis dari QLUE yang merupakan pengelola aplikasi media sosial untuk melaporkan permasalahan kota kepada pemerintah demi mendukung program Smart City atau kota cerdas tahun 2017.
Nantinya, pendampingan tersebut akan diberikan oleh pihak Qlue kepada Pemkab Gresik selama satu tahun ke depan.
Langkah awal dari pendampingan tersebut ditandai dengan diberikannya piagam dari pihak Qlue yang diterima secara langsung oleh Moh. Qosim.
“Nantinya, laporan warga yang masuk melalui aplikasi Qlue akan diteruskan ke pihak terkait dan tetap bisa dipantau perkembangannya di dalam aplikasi Qlue tersebut,” kata Wabup usai menerima piagam dari Surya Darmadi selaku Chief Operating Officer Qlue. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




