Senin, 26 Agustus 2019 10:53

Tak Kunjung Diberi Tempat Relokasi, Eks PKL Mastrip Wadul Dewan

Kamis, 05 Oktober 2017 15:01 WIB
Wartawan: Akina Nur Alana
Tak Kunjung Diberi Tempat Relokasi, Eks PKL Mastrip Wadul Dewan
Puluhan eks PKL Mastrip membentangkan spanduk di depan kantor DPRD Kota Blitar. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSANOLINE.com - Puluhan eks pedagang jalan Mastrip Kota Blitar Kamis (5/10) siang nampak mendatangi kantor DPRD Kota Blitar. Tujuannya adalah untuk melakukan hearing dengan DPRD Kota Blitar terkait putusan PTUN Surabaya yang akhirnya mengabulkan gugatan para eks Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Mastrip Kota Blitar.

Dalam amar putusan No 8/G/2017/ PTUN.SBY, majelis hakim PTUN Surabaya menyatakan surat perintah penggusuran terhadap kios PKL Mastrip tidak sah dan dibatalkan demi hukum.

Meski sudah memenangkan gugatan di PTUN, Ketua paguyupan eks PKL jalan Mastrip Kota Blitar Adi Santoso mengatakan, hingga sekarang belum ada kejelasan terkait nasib mereka. Padahal mereka hanya meminta tempat relokasi agar bisa berjualan seperti semula.

"Pedagang yang berjualan selama puluhan tahun sampai sekarang tidak dapat kejelasan tempat relokasi, meskipun jelas-jelas kita memenangkan gugatan di PTUN," ungkap Adi Santoso usai hearing, Kamis (5/10).

Menurut Adi hasil hearing itu, DPRD Kota Blitar mengatakan segera memberikan menggelar pertemuan dengan eksekutif. Ia berharap setelah hearing dengan DPRD, Pemkot Blitar segera memberikan tempat relokasi untuk mereka. Meski saat ini Pemkot Blitar tengah mengajukan banding atas putusan PTUN tersebut.

"Kami menghormati proses hukum, ya silakan saja kalau banding. Tapi kan di sini jelas tidak ada bukti baru, terus yang dibanding apanya," tegas Adi Santoso.

Totok Sugiarto wakil ketua DPRD Kota Blitar yang menemui perwakilan eks PKl Mastrip meminta agar Pemkot bersikap adil kepada eks PKL Mastrip. Menurutnya jika ada penataan,  maka sudah seharusnya Pemkot menyediakan tempat relokasi, agar para PKL tetap bisa berjualan.

"Untuk penataan PKL yang ada di jalan Sumatra ataupun di timur kantor wali kota Blitar misalnya, sebelum ada penataan Pemkot sudah menyediakan tempat relokasi. Hal yang sama seharusnya juga dilakukan terhadap eks PKL Mastrip," jelas Totok Sugiarto.

Lanjut Totok, setelah hearing dengan eks PKL Mastrip, pihaknya akan segera mengagendakan pertemuan dengan eksekutif, untuk menindaklanjuti hal tersebut. "Kita sudah koordinasi dengan ketua DPRD, dan sepakat untuk menindaklanjuti masalah ini dengan memanggil eksekutif," ungkap Totok. (blt1/tri/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...