Minggu, 19 Agustus 2018 10:52

Gas Elpiji Bersubsidi Langka, Puluhan Warga di Situbondo Ngantre di Pangkalan

Senin, 25 September 2017 22:22 WIB
Wartawan: Mursidi
Gas Elpiji Bersubsidi Langka, Puluhan Warga di Situbondo Ngantre di Pangkalan
Petugas pangkalan saat melayani antrean warga membeli gas tiga kilogram di SPBU Karang Asem Situbondo. foto: MURSIDI/ BANGSAONLINE

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Kelangkaan Gas Elpiji untuk ukuran tiga kilogram di Situbondo masih terus berlanjut. Hingga kini, warung-warung yang sedianya mendapat suplai dari setiap pangkalan sedang kekurangan stok.

Banyak pemilik warung ataupun pemanfaat rumah tanggga harus berangkat sendiri ke pangkalan. Mereka sampai rela mengantre. Bahkan, karena banyaknya pembeli, tak jarang yang sudah mengantre tidak kebagian.

“Satu bulan ini untuk mendapatkan gas bersubsidi ukuran tiga kilogram sangat sulit dan harus mengantre di pangkalan. Itu pun jatahnya hanya tiga sampai lima tabung yang bisa dibelinya. Kalau dulu kan diantar dengan pickup oleh petugasnya,” kata Ana pemilik warung di Desa Wringinanom, Kecamatan panarukan, Senin (25/9).

“Pangkalan yang biasa mengirim tabung gas ke warung saya sudah tidak pernah mampir lagi. Kadang sampai saya stop, tapi tidak mau berhenti. Ya terpaksa harus datang sendiri ke pangkalan, itu pun kalau kebagian, jika sudah habis ya harus gigit jari,” keluh Ana

Salim, salah satu petugas pangkalan yang ada di lingkungan Karang Asem, Kelurahan patokan, Kecamatan Situbondo, mengatakan bahwa antrean yang dilakukan itu untuk pemerataan, agar semua kebagian gas bersubsidi, baik pedagang ataupun rumah tangga.

“Kalau harganya tidak naik mas, untuk yang tiga kilo dari agen tetap Rp 15 ribu. Kita berlakukan antrean untuk pemerataan saja, supaya semuanya kebagian. Jatah untuk pembeli paling banyak 5 tabung, tapi bervariasi ada yang tiga dan ada yang empat. Ini kita sesuaikan dengan stok, yang ada kan 250 tabung, antreannya biasanya lebih dari 60 orang,” tandasnya. (mur/had/rev)

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...