Pakar Anggap Pertemuan Khofifah dan Fandi Utomo sebagai Komunikasi Politik

Pakar Anggap Pertemuan Khofifah dan Fandi Utomo sebagai Komunikasi Politik Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa dan Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Fandi Utomo bertemu dalam Halal Bi Halal PC Muslimat Kota Surabaya, belum lama ini.

"Sampai saat ini belum ada calon yang deklarasi secara terbuka terkait pasangan seperti itu," imbuh Hari.

Menurut Hari, jika benar yang dilakukan Fandi Utomo dan Khofifah Indar Parawansa di acara halal bi halal PC Muslimat Surabaya adalah komunikasi politik, maka kedua pasangan ini sangat ideal. Sebab, Khofifah selain seorang menteri juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU yang memiliki basis massa konkret. Sementara Fandi Utomo adalah politisi senior yang punya jaringan kuat terutama di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo yang merupakan daerah pemilihannya.

"Langkah komunikasi politik yang dilakukan Khofifah dan Fandi Utomo itu, saya kira bisa menjadi prototipe dari dua kekuatan nasionalis-religius. Jika keduanya bersatu, saya kira kandidat petahana sekalipun harus menghitungnya secara hati-hati," urainya.

Sementara saat ini, peta dukungan dari partai politik terhadap sejumlah kandidat yang ada masih sangat cair. Menurut Hari, parpol nampaknya masih menunggu dan melakukan kalkulasi kekuatan para kandidat yang muncul. Termasuk yang menjadi pertimbangan utama adalah unsur Nasionalis-Religius untuk pasangan Pilgub Jatim 2018 mendatang.

"Bicara Jawa Timur tak bisa lepas dari unsur Nasional dan Religius. Karena itu dua tokoh yang mewakil dua unsur itu berpeluang menang. Saya kira Bu Khofifah dan Mas Fandi bisa diimpretasikan mewakili unsur Nasionalis-Religius," pungkasnya. (mdr)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO