Rabu, 27 Januari 2021 15:01

Buruh Tani Asal Jombang ini Dapat Order 3.000 Ketupat, 3.000 Lepet, dan 3.000 Lontong

Jumat, 30 Juni 2017 18:28 WIB
Wartawan: Rony Suhartomo
Buruh Tani Asal Jombang ini Dapat Order 3.000 Ketupat, 3.000 Lepet, dan 3.000 Lontong
Ahsan menunjukkan ketupat bikinannya yang telah matang. foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Bisa jadi saat ini Ahsan (50) merasakan capek yang luar biasa. Meski begitu, tentunya ia juga merasa puas. Ini setelah pembuat ketupat asal Dusun Ngembeh Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto itu menyelesaikan pesanan pembuatan ketupat matang sebanyak 3.000 buah, Lepet 3.000 buah dan lontong 3000 buah jelang lebaran ketupat.

“Saya aslinya pekerja buruh tani dan serabutan. Namun ketika lebaran, saya juga menerima pesanan pembuatan ketupat, lepet dan lontong matang. Pada lebaran tahun ini saya menerima order membuat 3.000 ketupat, 3000 lepet dan 3000 lontong, menjelang lebaran ketupat yang diperingati pada hari ke tujuh setelah Idul Fitri,” ujar Ahsan kepada wartawan, Jumat (30/06/2017).

Ahsan mengungkapkan, untuk membuat 3.000 ketupat, dirinya menghabiskan tidak kurang dari 50 kilogram beras.

“Sudah sepuluh tahun menerima orderan seperti ini (membuat ketupat, lepet dan lontong matang). Untuk 3.000 ketupat, tidak kurang menghabiskan sekitar 50 kilogram beras serta menghabiskan lebih dari lima elpiji ukuran 3 kilogram,” paparnya.

Sedangkan proses memasak ribuan ketupat matang itu, Ahsan menggunakan sebuah kompor elpiji yang telah dilengkapi rangka besi penguat yang digunakan untuk menopang satu dandang raksasa. “Hanya pakai satu kompor dan satu dandang raksana ini saja,” tambahnya.

3.000 ketupat, 3000 lepet dan 3000 lontong itu, lanjut Ahsan, diselesaikan dalam satu hari. Ia mengaku memasak ketupat secara giliran sejak lebaran. “Yang matang kami antar ke pemesannya, begitu seterusnya. Terakhir sampai besok karena lusa sudah lebaran ketupat,” tandas bapak dua anak ini.

Untuk urusan harga, ahsan menjual ketupat matang buatannya per 10 biji dengan harga Rp 15 ribu. “Per sepuluh biji saya jual Rp 15 ribu. Jadi dalam pembuatan ketupat ini saya mendapatkan omset lebih dari Rp 4 juta. Lumayan lah untuk tambahan,” pungkas Ahsan. (ony)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...