Rabu, 05 Agustus 2020 06:40

Buruh Tani Asal Jombang ini Dapat Order 3.000 Ketupat, 3.000 Lepet, dan 3.000 Lontong

Jumat, 30 Juni 2017 18:28 WIB
Wartawan: Rony Suhartomo
Buruh Tani Asal Jombang ini Dapat Order 3.000 Ketupat, 3.000 Lepet, dan 3.000 Lontong
Ahsan menunjukkan ketupat bikinannya yang telah matang. foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Bisa jadi saat ini Ahsan (50) merasakan capek yang luar biasa. Meski begitu, tentunya ia juga merasa puas. Ini setelah pembuat ketupat asal Dusun Ngembeh Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto itu menyelesaikan pesanan pembuatan ketupat matang sebanyak 3.000 buah, Lepet 3.000 buah dan lontong 3000 buah jelang lebaran ketupat.

“Saya aslinya pekerja buruh tani dan serabutan. Namun ketika lebaran, saya juga menerima pesanan pembuatan ketupat, lepet dan lontong matang. Pada lebaran tahun ini saya menerima order membuat 3.000 ketupat, 3000 lepet dan 3000 lontong, menjelang lebaran ketupat yang diperingati pada hari ke tujuh setelah Idul Fitri,” ujar Ahsan kepada wartawan, Jumat (30/06/2017).

Ahsan mengungkapkan, untuk membuat 3.000 ketupat, dirinya menghabiskan tidak kurang dari 50 kilogram beras.

“Sudah sepuluh tahun menerima orderan seperti ini (membuat ketupat, lepet dan lontong matang). Untuk 3.000 ketupat, tidak kurang menghabiskan sekitar 50 kilogram beras serta menghabiskan lebih dari lima elpiji ukuran 3 kilogram,” paparnya.

Sedangkan proses memasak ribuan ketupat matang itu, Ahsan menggunakan sebuah kompor elpiji yang telah dilengkapi rangka besi penguat yang digunakan untuk menopang satu dandang raksasa. “Hanya pakai satu kompor dan satu dandang raksana ini saja,” tambahnya.

3.000 ketupat, 3000 lepet dan 3000 lontong itu, lanjut Ahsan, diselesaikan dalam satu hari. Ia mengaku memasak ketupat secara giliran sejak lebaran. “Yang matang kami antar ke pemesannya, begitu seterusnya. Terakhir sampai besok karena lusa sudah lebaran ketupat,” tandas bapak dua anak ini.

Untuk urusan harga, ahsan menjual ketupat matang buatannya per 10 biji dengan harga Rp 15 ribu. “Per sepuluh biji saya jual Rp 15 ribu. Jadi dalam pembuatan ketupat ini saya mendapatkan omset lebih dari Rp 4 juta. Lumayan lah untuk tambahan,” pungkas Ahsan. (ony)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...