Sabtu, 11 Juli 2020 23:22

Stok Daging Sapi di Bojonegoro Dipastikan Aman hingga Lebaran

Senin, 24 April 2017 18:27 WIB
Wartawan: Eky Nurhadi
Stok Daging Sapi di Bojonegoro Dipastikan Aman hingga Lebaran
Salah satu penjual daging sapi di pasar Kota Bojonegoro. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro memastikan stok daging sapi potong di Bojonegoro tercukupi hingga Hari Raya Idul Fitri.

"Insya Allah stok daging masih mencukupi meski saat Lebaran nanti terjadi lonjakan konsumsi hingga 20 hingga 30 persen. Saat ini tingkat kebutuhan daging masih ter-cover dari stok daging rata-rata tiap bulan," kata Pegawai Fungsional Medikdan Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro Viki Mustofa, Senin (24/4).­

Berdasarkan data pemotongan ternak rumah potong hewan (RPH), saat Lebaran Idul Fitri 2016, peningkatan kebutuhan daging mencapai 129,8 ton. Sebaliknya, rata-rata konsumsi setiap bulannya antara 100 ton hingga 105 ton.

Pemenuhan kebutuhan daging tersebut dipasok dari empat rumah potong hewan yang tersebar di Padangan, Baureno, Bojonegoro, serta sejumlah RPH swasta. Viki mencontohkan, RPH Padangan pada bulan biasa hanya memotong sapi sekitar 28 ekor. Lalu, jumlahnya meningkat pada saat Idul Fitri menjadi 35 ekor sapi.

Begitu juga jumlah pemotongan sapi di RPH Baureno, saat Lebaran meningkat menjadi 25 ekor dari bulan biasa hanya 10 ekor. "Karena permintaan naik, praktis penyediaan daging mengikutinya," imbuhnya.

Terkait dengan keamanan konsumsi daging sapi potong saat Lebaran, Viki menyarankan masyarakat lebih selektif memilih. Sebab, potensi penjualan daging berpenyakit sangat mungkin terjadi.

"Seperti kasus antraks yang terjadi di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta beberapa waktu lalu. Diduga akibat ada oknum di luar pengawasan pemerintah daerah yang menjualbelikan daging berpenyakit," tuturnya.

Menurutnya, konsumen akan lebih aman jika membeli daging sapi potong pada kios-kios yang berada di bawah naungan RPH Bojonegoro. Saat ini, ada sekitar 18 kios yang bekerja sama. Jumlah itu tersebar di Kecamatan Bojonegoro 14 unit, serta masing-masing dua unit di Kecamatan Padangan dan Kecamatan Baureno.

"Agar terjamin kehalalan, kesehatan dan higienis daging sapi, masyarakat perlu selektif. Setidaknya membeli daging di kios-kios yang telah bekerja sama dengan RPH,’’ pungkasnya. (nur/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...