Selasa, 16 Juli 2019 16:03

Stok Daging Sapi di Bojonegoro Dipastikan Aman hingga Lebaran

Senin, 24 April 2017 18:27 WIB
Wartawan: Eky Nurhadi
Stok Daging Sapi di Bojonegoro Dipastikan Aman hingga Lebaran
Salah satu penjual daging sapi di pasar Kota Bojonegoro. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro memastikan stok daging sapi potong di Bojonegoro tercukupi hingga Hari Raya Idul Fitri.

"Insya Allah stok daging masih mencukupi meski saat Lebaran nanti terjadi lonjakan konsumsi hingga 20 hingga 30 persen. Saat ini tingkat kebutuhan daging masih ter-cover dari stok daging rata-rata tiap bulan," kata Pegawai Fungsional Medikdan Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro Viki Mustofa, Senin (24/4).­

Berdasarkan data pemotongan ternak rumah potong hewan (RPH), saat Lebaran Idul Fitri 2016, peningkatan kebutuhan daging mencapai 129,8 ton. Sebaliknya, rata-rata konsumsi setiap bulannya antara 100 ton hingga 105 ton.

Pemenuhan kebutuhan daging tersebut dipasok dari empat rumah potong hewan yang tersebar di Padangan, Baureno, Bojonegoro, serta sejumlah RPH swasta. Viki mencontohkan, RPH Padangan pada bulan biasa hanya memotong sapi sekitar 28 ekor. Lalu, jumlahnya meningkat pada saat Idul Fitri menjadi 35 ekor sapi.

Begitu juga jumlah pemotongan sapi di RPH Baureno, saat Lebaran meningkat menjadi 25 ekor dari bulan biasa hanya 10 ekor. "Karena permintaan naik, praktis penyediaan daging mengikutinya," imbuhnya.

Terkait dengan keamanan konsumsi daging sapi potong saat Lebaran, Viki menyarankan masyarakat lebih selektif memilih. Sebab, potensi penjualan daging berpenyakit sangat mungkin terjadi.

"Seperti kasus antraks yang terjadi di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta beberapa waktu lalu. Diduga akibat ada oknum di luar pengawasan pemerintah daerah yang menjualbelikan daging berpenyakit," tuturnya.

Menurutnya, konsumen akan lebih aman jika membeli daging sapi potong pada kios-kios yang berada di bawah naungan RPH Bojonegoro. Saat ini, ada sekitar 18 kios yang bekerja sama. Jumlah itu tersebar di Kecamatan Bojonegoro 14 unit, serta masing-masing dua unit di Kecamatan Padangan dan Kecamatan Baureno.

"Agar terjamin kehalalan, kesehatan dan higienis daging sapi, masyarakat perlu selektif. Setidaknya membeli daging di kios-kios yang telah bekerja sama dengan RPH,’’ pungkasnya. (nur/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...