Wakil Bupati Noor Nahar Hussein saat sambutan dalam sosialisasi Program BSPS di Pendopo Krido Manunggal. foto: GUNAWAN WIHANDONO/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban menyosialisasikan Program Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) di Komplek Pendopo Krido Manunggal Kabupaten Tuban, Kamis (30/3).
Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein, dalam acara itu, menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Tuban menempati urutan kedelapan dari bawah atau peringkat 30 dari kabupaten/kota termiskin se-Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Mangkrak Sejak 2021 Karena Tak Sesuai Standar MA, Nasib Gedung Baru PN Tuban Belum Jelas
- Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Tuban Perketat Pengawasan Bahan Pokok
- Pemkab Tuban Siapkan Rekrutmen Berbasi Talenta untuk Isi 8 Kursi OPD yang Masih Kosong
Selama lima tahun terakhir, tercatat 59.000 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 10 Kecamatan di Kabupaten Tuban. Sedangkan, Pemkab hanya mampu membangun sekitar 400 unit rumah yang layak huni setiap tahun.
"Rencananya dalam setiap tahunnya Pemkab Tuban membangun sekitar 1.000 rumah, namun hanya mampu membangun 400 hingga 500 rumah," ucap Wabup kepada BANGSAONLINE.com.
Untuk itu, Wabup mengimbau agar kepada Kepala Desa ikut aktif dalam mengawal program tersebut dan mendata rumah yang tidak layak dengan sungguh-sungguh sehingga program BSPS dapat tepat sasaran.
"Semoga dengan adanya Sosialisasi BSPS ini mampu mengangkat ekonomi masyarakat dan juga daerah," harap Wabup. (gun/wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




