repro:viva.com
5. Para pecinta Gus Dur dan sebagian besar masyarakat Indonesia lainnya telah mendesak kami untuk mencapai sikap dan penyelesaian akhir dalam merespons persoalan ini.
6. Kami meminta masyarakat untuk menahan diri dari sikap emosional dan reaktif terhadap persoalan ini, mengingat persoalan sensitif ini muncul dalam suasana puncak kampanye Pemilihan Presiden 2014. Kita seyogyanya mengedepankan prinsip dialog untuk menggali kebenaran, sebagaimana selalu diteladankan oleh guru kita Al-Maghfurlah Gus Dur.
Demikian pernyataan keluarga KH Abdurrahman Wahid dalam mensikapi kontroversi yang berkembang terkait pernyataan dari Bapak Prabowo Subianto pada tahun 2001 mengenai ayahanda kami Gus Dur.
Semoga peristiwa ini menjadi bahan pelajaran bagi kita semua untuk selalu menjaga sikap ksatrya dan menghargai perbedaan pandangan tanpa bersikap merendahkan orang lain.
Jakarta, 5 Juli 2014
Atas nama keluarga KH Abdurrahman Wahid
Hj. Sinta Nuriyah A. Wahid
Alissa Qotrunnada Munawaroh (Alissa Wahid)
Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid)
Anita Hayatunnufus (Anita Wahid)
Inayah Wulandari (Inayah Wahid)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




