Wakil Bupati Nganjuk, KH Abdul Wachid Badrus saat foto bersama Mahasiswa peserta KKN BBM di Kecamatan Tanjunganom. foto: BANGSAONLINE
“Saya melihat anak-anak sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi hasilnya belum optimal. Masyarakat Nganjuk juga sangat welcome terhadap kami,” tukas dosen FISIP UNAIR, kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (08/02).
Dijelaskan, jumlah keseluruhan mahasiswa UNAIR yang mengikuti program kegiatan KKN BBM di Kabupaten Nganjuk sebesar 450 orang, yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Tanjunganom, Kecamatan Baron, dan Kecamatan Ngronggot.
Untuk Kecamatan Tanjunganom, 173 mahasiswa, 13 di antaranya merupakan mahasiswa dari Universitas Brunei Darussalam, melaksanakan program kegiatan KKN BBM di 16 desa dimulai sejak tanggal 16 Januari hingga 11 Februari 2017.
Sementara, Abel Dwi Laksono, Koordinator mahasiswa KKN BBM Kecamatan Tanjunganom, program KKN BBM yang telah dilakukan selama mereka berada di sana di antaranya pemeriksaan hewan, mengikuti kegiatan sosial bidang jentik nyamuk, penanaman bibit tanaman toga (obat keluarga), pemeriksaan gigi gratis, pengecekan kesehatan bayi dan imunisasi.
“Saya dan rekan-rekan KKN berterimakasih kepada pemerintah Nganjuk dan masyarakat Tanjunganom atas kesempatan yang diberikan,” kata Abel. (njk1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




