SDN Pakandangan Tengah tampak sepi. (foto: RAHMATULLAH/ BANGSAONLINE)
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Sekolah Dasar Negeri Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, sungguh memprihatinkan. Sekolah tersebut hanya memiliki 5 siswa, karena kalah bersaing dengan lembaga sekolah lain yang ada di desa itu.
Di desa Pakandangan Tengah terdapat tiga lembaga pendidikan, yaitu SDN, Madrasah Ibtidaiyah, dan Sekolah Dasar Islam (SDI). Awalnya siswa di SDN banyak, tapi lambat laut menyusut karena siswanya banyak pindah ke sekolah lain.
BACA JUGA:
- Tak Aktif 2 Tahun, Guru SMAN 1 Arjasa Sumenep ini Akhirnya Mengajar
- Sudah Dipanggil dan Ditegur, Guru SMAN 1 Arjasa Sumenep yang Bolos 2 Tahun Masih Tak Terlihat Ngajar
- Budayawan Madura Sesalkan Oknum Guru SMAN 1 Arjasa Sumenep yang Jarang Ngajar Selama 2 Tahun
- Guru SMA 2 Arjasa Sumenep Diduga 2 Tahun Jarang Ngantor, Kacabdindik Sumenep Diminta Beri Teguran
Kepala sekolah, Abd Halim, menuturkan merosotnya jumlah siswa tersebut terjadi pada tahun ini. Katanya, yang ada siswanya hanya 3 ruang atau kelas, yaitu kelas III sebanyak 2 siswa, kelas IV sebanyak 2 siswa, dan kelas V sebanyak 1 siswa. Sementara kelas I, II dan VI tidak ada siswa sama sekali.
“Siswa banyak keluar dan pindah ke sekolah lain,” jelasnya, Selasa (31/1).
Dia membenarkan para siswanya pindah ke sekolah lain karena sekolah yang ia pimpin kalah menonjol. Karena itu, dia berjanji akan mengusahakan mendapatkan kembali kepercayaan wali siswa agar jumlah siswanya kembali meningkat. (mat/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




