Kamis, 14 November 2019 05:22

Bupati Banyumas Tegaskan Tak akan Tarik Stiker Raskin yang Dinilai Kontroversial

Selasa, 13 Desember 2016 22:49 WIB
Bupati Banyumas Tegaskan Tak akan Tarik Stiker Raskin yang Dinilai Kontroversial
Stiker yang sempat membuat heboh warga Banyumas maupun netizen.

BANYUMAS, BANGSAONLINE.com - Pemkab Banyumas mengakui kesulitan untuk menertibkan pembagian beras untuk warga miskin (raskin) sesuai ketentuan, terutama tepat sasaran dan jumlah.

Karena itu, stiker penanda di setiap rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) tidak akan ditarik meski bahasanya dipermasalahkan beberapa pihak lantaran dinilai mendiskreditkan warga miskin. 

Bupati Achmad Husein menegaskan, stiker tersebut baru akan diganti kalau penyaluran beras subsidi per bulan itu sudah sesuai sasaran dan jumlah. “Bahasa dalam stiker itu dipilih untuk memastikan agar raskin tepat sasaran. Kalau sekarang kan belum tepat sasaran, karena masih ada yang dibagi rata, jadi belum akan ditarik stikernya,” katanya, kemarin (13/12).

Pihaknya berjanji akan berusaha menata terlebih dahulu supaya raskin benar-benar tepat sasaran dan tidak ada lagi warga mampu yang mengambil jatah raskin. Setelah itu, baru stiker akan ditarik.

”Saya targetkan Maret 2017, distribusi raskin sudah beres semua,” kata Bupati.

Wakil Bupati Budhi Setiawan menyatakan, muculnya stiker raskin berawal dari rasa kecewa akan banyaknya bansos yang tidak tepat sasaran, termasuk raskin. Dengan stiker tersebut, diharapkan agar warga yang tidak berhak menerima raskin, mendapatkan sanksi moral dan sosial.

“Penempelan stiker raskin di rumah-rumah yang berhak menerima sebaiknya tidak perlu dipersoalkan lagi, karena tujuannya supaya ada rasa malu bagi warga mampu yang di rumahnya tidak ditempeli stiker tetapi ikut menerima. Ini dilakukan demi keadilan, dan sebaiknya mari sama-sama mengawasi saat pembagiannya,” katanya.

Bagi warga yang tidak bersedia rumahnya ditempeli stiker atau terlanjur ditempeli namun tidak sepakat, dipersilakan dilepas. Namun konskuensinya mereka tidak bakal menerima bantuan raskin lagi. Jatah raskinnya bakal dialihkan ke warga yang lain.

Sedangkan yang masih dibagi rata, Wabup minta kerja sama dari desa dan kelurahan, terutama di tingkat pengurus RT dan RW serta tokoh-tokoh masyarakat.

“Berikan raskin kepada yang berhak, karena kalau itu dibagi rata atau disalurkan tidak tepat sasaran, sama saja kita merampas hak warga yang benar-benar membutuhkan,” tandasnya.

Sebelumnya beberapa kalangan menilai, penempelan stiker tidak efektif karena pada praktiknya masih dibagi rata, saat penyaluran raskin ke-12. (bym1/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Rabu, 13 November 2019 10:38 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...