Mahfud MD. foto: kompas.com
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Dr Mahfud MD mengaku sangat menyayangkan kalau Negara Indonesia pecah hanya akibat pro-kontra terhadap kasus calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
”Negara ini jangan pecah hanya karena ulah satu orang,” kata Mahfud MD dalam wawancara dengan TVOne, Kamis malam (10/11/2016).
BACA JUGA:
- Mahfud MD: Penegakan Hukum Adil Fondasi Kokohnya Kebangsaan Indonesia
- Pembuat dan Penyebar Akun Palsu Mahfud MD Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Gubernur Khofifah Tegaskan Sinergi Jadi Kunci Jatim Tangguh di Hari Jadi ke-80
- Istana Ajak Sejumlah Nama Gabung Tim Reformasi Kepolisian, Mahfud Md Salah Satunya
Karena itu ia minta agar aparat kepolisian professional dalam menangani kasus Ahok.
Ia khawatir jika aparat kepolisian tak professional dan memihak bisa memicu timbulnya aksi demo besar lagi. Bahkan bisa jadi terjadi bentrok akibat ada demo tandingan. ”Ini yang saya khawatirkan,” kata ketua umum KAHMI itu.
Menurut dia, nama baik aparat kepolisian kini dipertaruhkan. Karena hasil dari penyidikan Ahok ini akan disorot masyarakat Indonesia. ”Akan ada denyut keadilan dari masyarakat,” kata pakar hukum asal Madura ini.
Ia juga menyayangkan energi bangsa ini hanya terkuras untuk menangani kasus Ahok. ”Padahal masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan bangsa ini,” tegasnya.
Ia minta kita sama bersikap legawa. ”Mari kita saling mengalah,” katanya. (MA)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




