Rabu, 27 Mei 2020 02:24

Kecam dan Kutuk Penganiayaan Wartawan di Madiun oleh Oknum TNI AD, PWI Sidoarjo Siap Turun Jalan

Senin, 03 Oktober 2016 00:34 WIB
Kecam dan Kutuk Penganiayaan Wartawan di Madiun oleh Oknum TNI AD, PWI Sidoarjo Siap Turun Jalan
Soni Misdananto mendapat perawatan

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Puluhan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sidoarjo bakal turun jalan untuk menentang dan mengkutuk tindakan kekerasan oknum TNI AD terhadap salah satu kontributor NET TV, Madiun, saat peliputan.

Ketua PWI Sidoarjo, Abdul Rouf mengaku kecewa dan mengutuk aksi premanisme oknum TNI AD di Madiun terhadap salah satu wartawan saat menjalankan tugas peliputan.

"Oleh sebab itu, kami PWI Sidoarjo akan turun jalan sebagai bentuk solidaritas atas tindakan semena-mena oknum TNI terhadap jurnalis saat menjalankan tugas," ujarnya, Minggu (2/10).

Rouf menegaskan, dalam melakukan peliputan dan kerja jurnalistik, wartawan dilindungi oleh UU Pers nomor 40 Tahun 1999. Sesuai pasal 4 ayat 2 dalam UU tersebut, terhadap pers Nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan, atau pelarangan penyiaran.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut, kata Rouf, dipidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp 500 Juta. "Karena itu kami mendesak agar tindakan oknum anggota TNI terhadap rekan kami di Madiun diusut tuntas dan pelaku dihukum sesuai aturan yang berlaku," jelas Abdul Rouf, yang juga wartawan harian SINDO.

Ia juga menyerukan terhadap semua Jurnalis yang bertugas di Sidoarjo untuk ikut turun ke jalan menyatakan sikap tegas untuk mengutuk kekerasan terhadap jurnalis saat peliputan.

"Ini wujud solidaritas dan kepedulian terhadap kejadian yang menimpa wartawan. Kalau bukan sesama wartawan siapa lagi yang peduli dan menolak anarkisme dan premanisme," tegasnya. Aksi turun jalan itu rencananya bakal digelar di kawasan alun-alun Kabupaten Sidoarjo.

Seperti diketahui, salah satu kontributor NET TV, Sony Misdananto telah mendapatkan perlakuan kasar oknum TNI di Madiun.

Peristiwa bermula ketika ia baru saja pulang mengambil gambar bangunan minimarket waralaba yang roboh. Di simpang lima kete'an, rombongan konvoi pesilat menabrak seorang ibu yang sedang berhenti di lampu merah. Atas kejadian itu, oknum anggota TNI AD yang melakukan pengamanan langsung menghentikan pesilat PSHT yang menabrak warga tersebut dan memukulinya.

Melihat kejadian itu, Sony yang kebetulan berada di lokasi langsung mengambil gambar. Tiba-tiba ada anggota TNI lain yang medekatinya dan merangkul dari belakang. Sony pun lalu digiring ke pos pengamanan setempat. Berada di situlah Sony mendapat kekerasan dari oknum TNI AD. Bukan hanya itu, memory kamera berisikan gambar peliputan juga dirusak. (nni/sta/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...