Gandeng LIPI, Kenalkan Pupuk Organik untuk Tingkatkan Hasil Pertanian di Gresik

Gandeng LIPI, Kenalkan Pupuk Organik untuk Tingkatkan Hasil Pertanian di Gresik Anggota Komisi VII DPR RI, Eni Maulani S, bersama Deputi CSS LIPI, Prof. Dr. Bambang Subiyanto saat desiminasi hasil penelitian. foto: syuhud/ BANGSAONLINE

Eni berharap, kedepan LIPI juga bisa membantu masyarakat Kabupaten Gresik untuk menumbuhkan minat masyarakat berwirausaha di sektor lain. Tidak hanya sektor pertanian saja.

Misalnya, membuat masakan kemasan/kaleng khas Gresik seperti pudak, otak-otak bandeng dan lainnya. "Sehingga, masyarakat luas, bahkan luar negeri bisa menikmatinya juga," katanya.

Ditambahkan Eni, dengan adanya kegiatan diseminasi hasil penelitian LIPI masyarakat Gresik makin suka bertani. "Sehingga, tidak makin banyak areal pertanian yanh dijual kemudian dikonversi menjadi industri," pungkasnya.

Sementara Deputy Chairman for Scientific Services LIPI, Prof. Dr. Bambang Subiyanto, menyatakan, pupuk organik hasil penelitian LIPI berasal dari bahan-bahan ramah lingkungan. Misalnya, kecamba, bekatul, telur, air kelapa, mikroba dan bahan alami lain.

Pupuk organik itu, lanjut Bambang sudah dilakukan uji coba di beberapa lahan pertanian. Misalnya,di Kabupaten Ngawi Jatim, Wonogiro, Purbalinggo Jateng, Sulawesi, dan Sumatera.

Hasilnya, sangat menguntungkan petani. Sebab, jika sebelumnya rata-rata areal pertanian di sana dengan pupuk kimia menghasilkan panen 5-6 ton per hektar, dengan pupuk organik produk LIPI menghasilkan 12 ton per hektar.

"Dengan hasil uji coba LIPI itu kami berharap masyarakat makin meminati pertanian untuk menjaga ketahanan pangan nasional," katanya.

Diharapkan, dengan adanya pupuk organik itu bisa makin menyehatkan lahan-lahan sakit akibat terkena pupuk kimia. "Kami ingin di Indonesia makin tumbuh Desa Mandiri pangan untuk menopang ketahanan pangan nasional," pungkas pejabat asal Sidoarjo ini. (hud)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO