Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo (dua dari kiri), bersama Direktur Utama Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, menunjukan MoU program Agripreniur Tebu. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com – Petrokimia Gresik mendukung program Agripreneur Tebu sebagai komitmen untuk mendorong regenerasi petani dan mewujudkan swasembada gula nasional.
Dukungan perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, dengan Direktur Utama Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, di Gresik, Rabu (28/5/2025).
BACA JUGA:
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
- Gelar Safari Ramadhan, Petrokimia Gresik Salurkan Rp723,5 Juta untuk Masjid dan Ponpes
Dwi Satriyo mengapresiasi program Agripreneur Tebu yang diinisiasi SGN. Ia menyampaikan terima kasih karena Petrokimia Gresik diberi kesempatan untuk berkontribusi aktif dalam mencetak generasi petani milenial yang tangguh dan berdaya saing dalam komoditas tebu.
"Dalam kerja sama ini, Petrokimia Gresik hadir sebagai mitra penyedia solusi pertanian lengkap, mulai dari agroinput seperti pupuk, hingga pendampingan teknis oleh tenaga lapang Petrokimia Gresik. Kami percaya, anak muda bisa menjadi pelaku utama dalam mewujudkan pertanian yang modern, mandiri, dan menguntungkan," ujarnya, Jumat (30/5/2025).
Dikatakan Dwi Satriyo, program Agripreneur Tebu dirancang untuk menarik minat generasi muda agar terjun ke dunia pertanian dengan pendekatan wirausaha. Melalui pelatihan, akses pembiayaan, teknologi pertanian modern, serta pendampingan dari hulu ke hilir, program ini akan melahirkan petani-petani muda yang mampu mengelola usaha tani secara profesional.
“Dalam kerja sama ini, Petrokimia Gresik telah memberikan dukungan kepada program Agripreneur Tebu yang berada di Pabrik Gula Modjopanggung, Ngadirejo, Pagotan, Soedhono, dan Sragi berupa penyediaan pupuk dan sarana produksi berkualitas, rekomendasi pemupukan spesifik lokasi, hingga pendampingan intensif melalui tim agronom,” tuturnya.






