Kemacetan di pintu tol Brebes. foto: bbc
BREBES, BANGSAONLINE.com - Setidaknya 12 orang meninggal dunia karena dehidrasi dan kelelahan akibat padat dan macetnya lalu lintas di tol Brebes selama mudik lebaran tahun ini.
Kebanyakan korban adalah orang tua yang meninggal di mobil karena kepanasan maupun kelelahan. Bahkan, satu balita tewas akibat menghirup karbon dioksida (CO2) lantaran AC mobil yang ditumpanginya menyala selama 6 jam lebih.
BACA JUGA:
- Mudik Aman dan Nyaman, Senator Lia Istifhama Ingatkan Warga Manfaatkan Call Center 110 saat Darurat
- Daop 7 Madiun Siagakan 355 Personel Gabungan, Amankan Arus Mudik-Balik dan Maksimalkan Layanan
- Penumpang Kereta Api di Stasiun Kediri Naik Jelang Lebaran
- Bersama Wabup dan Kapolres Kediri, Kapolda Jatim Cek Kesiapan Pos Mengkreng Hadapi Arus Mudik
Peristiwa meninggalnya pemudik ini terjadi antara hari Minggu (10/7) dan Selasa (12/7) atau tepatnya saat arus mudik. Suhu siang hari di kota Brebes sendiri sepanjang minggu ini mencapai 30C (86F). Sedangkan kemacetan terjadi sepanjang lebih dari 21 km.
Untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak, petugas telah menyiapkan hotline untuk pemudik yang kelelahan maupun dalam keadaan darurat medis.
"Tidak ada ruang di jalan," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Hemi Pramuraharjo kepada AFP. "Kami tidak punya solusi," imbuhnya.
Sementara Kementerian Kesehatan memberikan imbauan agar para pemudik beristirahat apabila kelelahan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






