Selasa, 10 Desember 2019 16:59

Tolak Tempat Karaoke Baru, Warga Tambakrejo Sidoarjo Wadul Dewan

Senin, 27 Juni 2016 21:13 WIB
Tolak Tempat Karaoke Baru, Warga Tambakrejo Sidoarjo Wadul Dewan
SAMPAIKAN ASPIRASI: M Subhan, Ketua RW I Desa Tambakrejo Waru menunjukkan surat permohonan hearing, di kantor DPRD Sidoarjo, Senin (27/6). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Tambakrejo Kecamatan Waru Sidoarjo menolak tempat karaoke baru, Karaoke Keluarga Pop City, yang bakal berdiri di Jl Letjen Suprapto, di kawasan desa setempat.

Warga pun melayangkan surat pengaduan ke DPRD Sidoarjo dan meminta hearing membahas penolakan terhadap tempat karaoke baru tersebut.

Sebab meski warga sudah bulat menolak dalam pertemuan tertanggal 11 Desember 2015, namun perizinan karaoke keluarga Popy City dari Bupati Sidoarjo, melalui Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), tetap turun tertanggal 17 Februari 2016.

"Kok bisa sudah ditolak, izinnya bisa keluar? Makanya kami minta hearing dengan dewan terkait penolakan tempat karaoke tersebut," cetus M Subhan, Ketua RW I Desa Tambakrejo, saat menyerahkan surat permohonan hearing kepada DPRD Sidoarjo, Senin (27/6) sore.

Kata Subhan, dikeluarkannya perizinan tersebut dianggap meresahkan warga. Warga menganggap dengan dibangunnya tempat karaoke di Desa Tambakrejo tidak sesuai dengan desa santri yang digaungkan oleh warga. “Kenapa dasar penolakan kami tidak menjadi pertimbangan dan malah menerbitkan izin,” katanya heran.

Dia menegaskan, adanya tempat karaoke dapat menimbulkan dampak negatif. Di antaranya merusak mental generasi muda dengan adanya pergaulan bebas, minum-minuman keras, narkoba dan mengganggu konsentrasi belajar para remaja. “Kita takut hal tersebut terjadi dan banyak tempat karaoke keluarga yang buka tidak sesuai dengan peruntukkanya,” tandasnya.

Meski saat ini tempat karaoke Pop City belum beroperasi, imbuh Subhan, warga takut dengan adanya perizinan susulan tempat karaoke tersebut akan segera beroperasi. Hal tersebut dikhawatirkan bakal menimbulkan amarah warga.

Menurutnya, dengan adanya kesepakatan dari warga Desa Tambakrejo mulai dari RW I, IV, V dan VIII maka warga ingin hearing dengan wakil rakyat.

Dalam hearing tersebut warga juga ingin dipertemukan dengan perwakilan dari BPPT yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan izin tersebut. “Melalui hearing kami ingin sampaikan unek-unek warga yang secara keras menolak tempat karaoke baru,” bebernya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, H Kusman mengatakan, pada 2015, Komisi A sudah mengeluarkan rekomendasi agar Pemkab tidak mengeluarkan izin baru untuk tempat karaoke.

Rekomendasi tersebut berlaku hingga Pemkab Sidoarjo bisa menata keberadaan tempat karaoke yang saat ini sudah ada. “Untuk yang Tambakrejo kita lihat, itu masuk izin lama atau baru," ujarnya kepada wartawan.

Politisi PKS ini mengungkapkan, jika masuk izin lama, maka nantinya dinas terkait akan dipanggil agar keberadaan tempat karaoke tidak meresahkan warga setempat.

Komisi A juga akan mempelajari terlebih dahulu keluhan serta meminta pertimbangan dari BPPT. Kata Kusman, nantinya akan diagendakan hearing jika surat permohonan sudah masuk di DPRD Sidoarjo.

Sementara, Kepala BPPT Sidoarjo Achmad Zaini dihubungi wartawan, mengaku belum mengetahui detail tentang tempat karaoke tersebut. Dia berjanji bakal mengecek data terlebih dahulu. (sta/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 09 Desember 2019 06:11 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Untuk menyambut peringatan hari jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-248 pada 18 Desember 2019, Kabupaten yang berjuluk The Sunrise of Java ini menggelar parade seni budaya Kuwung dengan tema "Gumelare Bumi Blambangan" Sab...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...