Puluhan massa Pemuda Pancasila saat menggeruduk kantor Mandiri Finance di Jalan Diponegoro, Tuban. foto: suwandi/ BANGSAONLINE
“Kami minta lembaga finance tersebut juga harus diaudit,” pintanya.
“Aduan sementara ini sudah ada 15 orang yang motornya dirampas oleh debt collector dengan cara kasar tanpa sesuai aturan,” terangya.
Setelah puas berdemo di kantor Mandiri Finance, Pemuda Pancasila melanjutkan aksi di Gedung DPRD Tuban. Di kantor tersebut Pemuda Pancasila meminta pada DPRD agar menindaklanjuti aduan masyarakat terkait perlakukan debt collector yang dinilai semena-mena.
Di gedung dewan, mereka ditemui Ketua DPRD Tuban, Muhammad Miyadi. Dalam kesempatan itu, Miyadi berjanji akan menindaklanjuti aspirasi dari Pemuda Pancasila.
“Akan kami panggil, dan melakukan hearing bersama, terkait membahas temuan aduan dari masyarakat. Insyaallah bulan depan,” ungkapnya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




