Ia juga mengutip pemikiran Kang Said tentang Imam al-Ghazali sebagai berikut: ”Kendatipun demikian, pernyataan al-Ghazali di dalam kitab Ihya’ menyangkut persoalan tauhid adalah batal dan salah. Begitu pula pernyataannya di dalam kitabnya yang bernama Misykatul Anwar, sebagaimana akan tampak jelas nanti. Ini semua mendorong kaum shufi yang datang sesudahnya untuk berprilaku berlebihan dan keterlaluan, (ini terjadi), setelah al-Ghazali membuka pintunya lebar-lebar. (hal 290).”
Padahal, menurut Kiai Afifuddin, penganut Ahlussunnah Wal-Jamaah selain ditopang oleh tampilnya arbabil aqwal wal-afkar, yakni para ulama yang pakar dalam berbagai bidang ilmu, juga disanggah oleh kehadiran arbabil ahwal, yakni kaum shufi yang memadukan antara ilmu dhahir dan ilmu batin.
“Di antara tokoh shufi yang menjadi panutan ialah Imam al-Junaid al-Baghdady dan Imam al-Ghazaly,” kata Kiai Afifuddin yang mantan ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU.
Al-Baghdady, kata Kiai Afifuddin, alim bisy-syariah, diakui sebagai pemuka kaum shufi, sedang al-Ghazali diakui sebagai manusia jenius yang berhasil membuat kaum failosof bertekuk lutut sehingga menyandang julukan Hujjatul Islam.
Pernyataan Kiai Afifuddin ini sebenarnya hanya bagian kecil dari pemikiran Kang Said dalam disertasi doktornya yang menyesatkan para imam tasawuf.
Dalam buku “Sidogiri Menolak Pemikiran KH Said Aqil Siroj” tulisan Kang Said dalam disetasi doktornya itu banyak dikutip. Di antaranya Kang Said menulis begini: Kita memahami bahwa faktor yang menyebabkan al-Ghazali menyimpang adalah karena ia menjauh dari Sunnah Nabi serta jalan yang diikuti oleh umat dari kalangan salaf salih, yang berpegang pada petunjuk Nabi dan manhaj sunnah yang mulya. Hal itu disebabkan oleh pemikiran sesat para filsuf dimana al-Ghazali telah masuk ke dalamnya lalu tidak bisa keluar darinya sehingga hal itu menghalanginya dari kebenaran.
Kang Said juga menulis begini: Bersamaan dengan itu, pernyataan-pernyataan al-Ghazali dalam kitab Ihya’ yang berhubungan dengan tauhid merupakan pernyataan yang batil dan rusak. (tim)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






