Semen Indonesia Bagikan Dividen Rp 1,8 Triliun

Semen Indonesia Bagikan Dividen Rp 1,8 Triliun Jajaran direksi PT Semen Indonesia saat RUPS. foto: syuhud/ BANGSAONLINE

Pada tahun 2016, persaingan industri semen dalam negeri semakin meningkat dengan telah mulai beroperasinya pabrik-pabrik semen terintegrasi milik para pemain baru di Indonesia, baik pemain global maupun swasta nasional.

Pasokan semen dalam negeri diperkirakan akan meningkat 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara dari sisi demand diperkirakan akan tumbuh 5 - 6 persen.

Sedangkan Proyek Perseroan saat ini Semen Indonesia sedang menyelesaikan pembangunan dua pabrik semen terintegrasi di Rembang, Jawa Tengah dan Indarung VI, Padang, Sumatera Barat dengan kapasitas masing-masing 3 juta ton per tahun.

Per 30 April 2016, perkembangan Proyek Pabrik Semen Indarung VI telah mencapai 89,32 persen dan Proyek Pabrik Semen Rembang telah mencapai 90,64 persen.

Kedua proyek tersebut ditargetkan akan beroperasi pada akhir tahun 2016. Dengan selesainya kedua pabrik baru tersebut, kapasitas perseroan meningkat menjadi 37,8 juta ton.

Semen Indonesia juga telah memulai pembangunan Pabrik Semen di Aceh, melalui Aceh, yang merupakan Perusahaan Patungan (Joint Venture Company) antara Semen Indonesia dan PT Samana Citra Agung.

Proyek pembangunan pabrik Semen Indonesia Aceh direncanakan memiliki kapasitas 3 juta ton semen per tahun yang berkedudukan di Kecamatan Batee dan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Selain melaksanakan proyek pembangunan pabrik baru, Perseroan kini juga sedang menyelesaikan pembangunan proyek Waste Heat Recovery Power Generator (WHRPG) di pabrik Tuban dengan kapasitas 30,6 MW.

Pembangunan pembangkit listrik tenaga gas buang ini telah mencapai 70 persen, dan diharapkan mulai operasi pada akhir 2016.

Dengan selesainya pembangunan WHRPG, Perseroan bisa menghemat biaya operasional listrik sebesar Rp120 miliar/tahun. (hud)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO