Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Perkemahan Wirakarya Jatim 2026

Ringkasan Berita
  • Kota Kediri terpilih sebagai salah satu dari empat tuan rumah Perkemahan Wirakarya Jawa Timur 2026 dan menerima program bantuan pembenahan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
  • Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan apresiasi atas program yang menunjukkan aksi nyata Pramuka dalam kontribusi sosial dan melatih kepemimpinan serta gotong royong generasi muda.
  • Waka 1 Bina Muda Kwarda Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak, menekankan bahwa program ini membangun life skill seperti gotong royong untuk mengatasi kecenderungan individualisme di era digital.
  • Tiga rumah di Kota Kediri, termasuk milik Djumilah (63) di Kelurahan Bangsal, akan dibenahi dengan perbaikan atap, kamar mandi, dan dapur mulai minggu depan.
  • Selain Kota Kediri, daerah lain yang menjadi tuan rumah adalah Kota Malang, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Magetan, dengan jumlah rumah yang dibenahi disesuaikan kemampuan masing-masing daerah.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kota Kediri terpilih sebagai salah satu tuan rumah Perkemahan Wirakarya Jawa Timur 2026 yang digelar Kwarda Gerakan Pramuka Jatim. Dalam kegiatan ini, salah satu program yang dijalankan adalah 1 Gugus Depan 1 Renovasi RTLH, dengan tiga rumah di Kota Kediri menerima bantuan pembenahan rumah tidak layak huni.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Kediri, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan tersebut usai menerima kunjungan Waka 1 Bina Muda Kwarda Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak, di Kantor Kwarcab Kota Kediri, Rabu (3/6/2026).

“Sebuah kehormatan bagi kami bisa menerima kedatangan Ibu beserta rombongan untuk melihat bagaimana keaktifan kegiatan Pramuka di Kota Kediri. Kami berterima kasih Kota Kediri dipilih menjadi salah satu penerima bantuan pembenahan Rumah Tidak Layak Huni. Ini kesempatan baik bagi kami,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan ini positif karena menunjukkan aksi nyata Pramuka dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat, sekaligus melatih kepemimpinan, gotong-royong, dan kepedulian sosial generasi muda. Ia berharap kolaborasi antara Pemkot Kediri, Kwarda Jatim, dan Kwarcab Kota Kediri terus terjalin untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Arumi Bachsin Emil Dardak menyebut program pembenahan RTLH konsisten dilakukan karena manfaatnya besar bagi masyarakat maupun anggota Pramuka.

“Di program ini ada life skill seperti gotong-royong dan kepedulian. Itu yang ingin kita bangun di era saat ini, di mana anak-anak mulai individualisme dan lebih aktif di gadget daripada bersosialisasi,” katanya.

Selain Kota Kediri, tiga daerah lain yang terpilih sebagai tuan rumah adalah Kota Malang, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Magetan. Jumlah rumah yang dibenahi berbeda sesuai kemampuan masing-masing daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Vinanda dan Arumi meninjau rumah Djumilah (63) di Kelurahan Bangsal, salah satu penerima bantuan.

“Saya sangat berterima kasih kepada Mbak Wali dan Bu Arumi telah mengunjungi rumah saya untuk melihat kondisinya. InsyaAllah perbaikannya mulai minggu depan. Beberapa yang diperbaiki seperti atap rumah, kamar mandi dan juga dapur,” kata Djumilah. (uji/mar)