Main Tembak, Pengusaha Plastik Warga Surabaya ini Masuk Bui

Main Tembak, Pengusaha Plastik Warga Surabaya ini Masuk Bui Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete meununjukkan barang bukti dan tersangka.

Waktu awal penangkapan tersangka, sempat mengelabui polisi dengan menyerahkan senjata soft gun miliknya. Tersangka mengatakan jika senjata yang digunakan berada di rumah. Kemudian tersangka menghubungi anaknya agar membawa senjata tersebut ke perusahaan, tetapi anak tersangka justru membawa soft gun jenis FN.

Untungnya polisi tidak percaya begitu saja, karena dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mendapatkan selongsong peluru. Sehingga terjadi perdebatan, dan akhirnya tersangka menyerahkan senpi jenis FN miliknya.

Polisi langsung membawa tersangka berkaca mata ini beserta senpi FN dan shoft gun miliknya ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan sampai saat ini.

Sedangkan menurut keterangan tersangka, jika dirinya mengaku menyesal dengan ulahnya menembakan senpi tersebut. Saat itu dirinya mengaku emosi dan lepas kontrol ketika tergesa-gesa hendak menuju perusahaan miliknya. Tersangka mengaku membeli senpi itu untuk jaga diri, karena selala ini dirinya selalu membawa uang banyak, terutama ketika hendak memberi gaji karyawan.

"Saya kilaf dan minta maaf pada satpam perumahan, yang menjadi panik karena ulah saya. Sedangkan senjata itu saya beli untuk jaga-jaga saja, karena takut dirampok ketika membawa uang perusahaan dalam jumlah besar," ujar tersangka. (jat/lan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Razia Balap Liar, Polrestabes Surabaya Amankan dan Proses Hukum Joki ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO